Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:30 WIB | Oleh:

Energy Market Authority (EMA) Singapura sebelumnya memperkirakan energi nuklir secara teoritis dapat memasok sekitar 10 persen kebutuhan energi negara tersebut.

Pada 2025, EMA juga menunjuk perusahaan teknik asal Inggris, Mott MacDonald, untuk mengkaji keselamatan dan kelayakan teknis teknologi nuklir generasi baru, termasuk small modular reactor (SMR).

Keterbatasan lahan dan sumber daya energi domestik menjadi salah satu alasan Singapura mempertimbangkan teknologi tersebut.

Reaktor berukuran lebih kecil seperti SMR dinilai menjadi salah satu opsi yang perlu dipelajari lebih lanjut.

Namun, Singapura belum memutuskan untuk membangun PLTN.

Pemerintah masih mengkaji berbagai aspek, terutama keselamatan, kelayakan teknologi, kesiapan infrastruktur, serta penerimaan masyarakat.

PM Singapura Lawrence Wong sebelumnya menegaskan bahwa teknologi nuklir masih harus dikaji secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi negara itu.

Persiapan Kajian IAEA

Kerja sama dengan Tiongkok juga menjadi bagian dari persiapan Singapura menghadapi Integrated Nuclear Infrastructure Review (INIR) Tahap 1 dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

INIR merupakan mekanisme IAEA untuk membantu negara yang sedang mempertimbangkan program energi nuklir dalam mengevaluasi kesiapan infrastruktur, regulasi, keselamatan, sumber daya manusia, dan aspek teknis lainnya.

Singapura juga terus meningkatkan jumlah tenaga ahli dan penelitian di bidang energi nuklir.

Pemerintah menilai penguasaan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting sebelum keputusan mengenai energi nuklir dibuat.

Ketertarikan terhadap energi nuklir tidak terlepas dari kebutuhan Singapura akan sumber listrik yang stabil dan rendah emisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.