Novo Nordisk dan AWS Perkuat Kemitraan AI untuk Percepat Penemuan Obat
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 18:58 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Novo Nordisk dan Amazon Web Services (AWS) menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat proses penemuan obat sekaligus memodernisasi operasional perusahaan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi cloud.
Kemitraan tersebut mencakup pembentukan hub co-innovation AI di London yang mempertemukan engineer AWS, spesialis AI, ilmuwan terapan, serta tim penelitian dan pengembangan (R&D) Novo Nordisk. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan mempersingkat waktu pengembangan obat, mulai dari identifikasi target terapeutik hingga pemberian dosis pertama kepada manusia.
Dalam kesepakatan tersebut, AWS ditetapkan sebagai penyedia cloud pilihan sekaligus mitra strategis AI bagi Novo Nordisk. Kolaborasi ini akan menggabungkan keahlian Novo Nordisk dalam pengembangan terapi penyakit kronis dengan infrastruktur cloud, layanan AI, serta teknologi untuk industri life sciences milik AWS.
Presiden dan CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar, mengatakan bahwa kemitraan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjadikan AI sebagai salah satu penggerak utama inovasi.
“Menjalin kemitraan dengan AWS merupakan langkah untuk menjadikan AI sebagai penggerak inovasi di Novo Nordisk,” ujar Mike melalui keterangannya pada hari Kamis (20/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, penggabungan keahlian ilmiah Novo Nordisk dengan perangkat dan layanan AWS yang dirancang khusus untuk industri life sciences diharapkan dapat mempercepat proses penemuan obat sekaligus menghasilkan solusi AI yang bertanggung jawab.
AI untuk Percepat Riset Obat
Kolaborasi Novo Nordisk dan AWS dibangun di atas hubungan yang telah berlangsung sebelumnya. Perusahaan menyebut kerja sama tersebut telah menghasilkan sejumlah capaian, termasuk pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk dokumentasi klinis dan peningkatan produktivitas lebih dari 25.000 karyawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui kemitraan baru ini, kedua perusahaan akan mengembangkan fondasi teknologi yang ditujukan untuk membantu mengubah ide dan hasil penelitian menjadi terapi baru bagi pasien.
Sejumlah layanan AI AWS akan digunakan dalam proses tersebut. Salah satunya Amazon Bio Discovery, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung identifikasi target terapeutik dan mempercepat proses perancangan terapi.
Sementara itu, Amazon Bedrock akan digunakan untuk mendukung pengolahan dan pemanfaatan berbagai jenis data penelitian. Integrasi data genomik, pencitraan, dan data klinis diharapkan dapat membantu menghubungkan hasil penelitian tahap awal dengan proses perancangan uji klinis.
Novo Nordisk juga akan memanfaatkan Amazon Bedrock Agent Core untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penggunaan agen AI (AI agents). Pendekatan tersebut memungkinkan AI tidak hanya digunakan untuk mengolah informasi, tetapi juga membantu berbagai proses kerja secara otomatis di dalam organisasi.
CEO AWS, Matt Garman, mengatakan bahwa fokus utama kolaborasi tersebut adalah mempercepat proses agar terapi dapat segera tersedia bagi pasien.
“Setiap bagian dari pekerjaan kami bersama Novo Nordisk pada akhirnya kembali pada satu hal: menghadirkan obat yang tepat kepada pasien dengan lebih cepat,” ujar Matt.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!