Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Financial Wellness Jadi Strategi Baru Perusahaan Menjaga Produktivitas Karyawan

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 17:53 WIB | Oleh:

Mekari menempatkan integrasi tersebut sebagai bagian dari upaya menghubungkan pengelolaan payroll, kesejahteraan finansial, dan administrasi benefit dalam satu ekosistem.

Kurangi Beban Administrasi HR

Implementasi Mekari Flex juga telah dilakukan oleh sejumlah perusahaan. Salah satu perusahaan dengan sekitar 400 karyawan menyebut penggunaan fitur Earned Wage Access (EWA) membantu mengurangi risiko terhadap arus kas perusahaan yang sebelumnya muncul dari sistem kasbon tradisional.

“Dengan fitur Earned Wage Access (EWA), risiko cash flow tersebut dapat diminimalisasi sepenuhnya tanpa mengganggu likuiditas bisnis. Di sisi lain, karyawan mendapatkan akses dana darurat secara instan dan aman kapan saja,” ujar salah satu jajaran manajemen perusahaan yang membidangi people and culture.

Pengalaman serupa disampaikan seorang HR Manager yang menggunakan Mekari Flex. Menurutnya, EWA membuat perusahaan tidak perlu menangani permintaan pinjaman langsung dari karyawan.

“Dengan Mekari Flex, karyawan tidak perlu lagi mengajukan pinjaman. Mereka cukup menggunakan fitur Earned Wage Access, dan dana yang dicairkan akan otomatis dipotong saat proses payroll,” katanya.

Mekari menyebut perusahaan pengguna Mekari Flex melaporkan penurunan beban administrasi HR dan Finance sekitar 50–70 persen. Sementara itu, proses kasbon manual dan reimbursement disebut berkurang hampir sepenuhnya.

Hingga saat ini, Mekari Flex telah digunakan oleh lebih dari 600 perusahaan dengan sekitar 70.000 karyawan di Indonesia. Sejumlah perusahaan yang tercatat menggunakan layanan tersebut antara lain Ruangguru, Paxel, Pinhome, Kitabisa.com, Good Doctor, dan MS Glow.

Employee Benefit Jadi Investasi Talenta

Suwandi mengatakan perubahan kebutuhan karyawan membuat perusahaan perlu meninjau kembali posisi employee benefit dalam strategi bisnis. Benefit tidak lagi hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi dapat menjadi salah satu instrumen untuk menarik dan mempertahankan talenta.

“Saat ini, employee benefits bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi bagian dari strategi perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta. Karyawan mengharapkan benefit yang relevan dengan kebutuhan mereka, baik untuk kesehatan, kebutuhan finansial mendesak, maupun masa depan,” kata Suwandi.

Dia menilai investasi pada kesejahteraan karyawan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan melalui tenaga kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Head of Business Mekari Flex, Stevens Jethefer, menyoroti aspek administrasi sebagai salah satu tantangan perusahaan dalam menyediakan employee benefit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Megapolitan
Polisi Temukan Potongan Tub...

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.