Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salamin, Kuliner Khas dari Sagu Kekayaan Tradisional

📅 Senin, 10 Nov 2025, 15:34 WIB | Oleh:
Salamin, Kuliner Khas dari Sagu Kekayaan Tradisional Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Kuliner Salamin dari sagu asal Kabupaten Halmahera Tengah, tercatat pengetahuan tradisional terlindungi, Senin (10/11).

Ternate -- Kuliner dari sagu yakni Salamin yang dikenal luas masyarakat Malut khususnya dari Halmahera Tengah (Halteng) sebagai bahan makanan secara tradisional sudah lama dikenal di daerah penghasil sagu Maluku Utara (Malut) tercatat pengetahuan tradisional terlindungi.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Malut, Budi Argap Situngkir di Ternate, Senin, mengatakan, berdasarkan informasi dari pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum, kuliner salamin dari sagu telah tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal (KIK) kategori pengetahuan tradisional yang telah dilindungi negara.

"Kuliner salamin dari sagu termasuk pengetahuan tradisional telah terlindungi. Tujuannya untuk mencegah eksploitasi oleh pihak luar, menjaga identitas budaya, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sebagai pemiliknya," kata Argap.

Argap mengatakan bahwa pengetahuan tradisional adalah karya intelektual di bidang pengetahuan dan teknologi yang mengandung unsur karakteristik warisan tradisional yang dihasilkan, dikembangkan, dan dipelihara oleh komunitas atau masyarakat tertentu.

Ia mengajak sinergi pemerintah daerah, komunitas masyarakat, kampus, dan seluruh pihak untuk bersama-sama mencatatkan potensi kekayaan intelektual komunal seperti pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, potensi indikasi geografis, indikasi asal, dan lainnya.

Dilansir dari laman DJKI Kemenkum, disebutkan bahwa kuliner salamin disajikan sebagai makanan adat pada setiap upacara kesultanan dan jamuan makan siang.

Bahkan, kata dia, kuliner salamin adalah makanan khas berbahan dasar sagu dicampur bersama pisang, gula, garam dan parutan kelapa.

Kemudian dibakar dalam cetakan sagu lempeng berbahan gerabah (forno sagu) sebagai salah satu makanan pokok masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.