Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Indonesia perlu membangun sistem pangan yang climate-resilient,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Kementan bersama Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penguatan jaringan irigasi dan penyediaan sumber air. Pada 2026, Kementan menargetkan 89.600 kegiatan yang diproyeksikan mendukung pengairan sekitar 2,1 juta hektare lahan pertanian.

Hingga 25 Juli 2026, realisasi fisik program tersebut mencapai sekitar 46 persen dengan manfaat yang diperkirakan telah menjangkau sekitar 1 juta hektare. Program meliputi irigasi perpompaan dan perpipaan, embung, long storage, dam parit, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta optimalisasi air permukaan dan air tanah.

El Nino Tak Hanya Membawa Risiko

Pusat Perubahan Iklim Institut Teknologi Bandung (PPI ITB) menilai fenomena El Nino 2026-2027 memang membawa ancaman kekeringan, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi di sejumlah sektor.

Peneliti Senior PPI ITB dan BRIN Elza Surmaini mengatakan data historis 1990-2024 menunjukkan El Nino dapat menurunkan produksi padi nasional sekitar 0,5–1,7 juta ton. Namun, dampaknya tidak terjadi secara merata di seluruh daerah.

Menurut dia, kondisi yang lebih kering juga dapat memicu upwelling yang menguntungkan perikanan tangkap, meningkatkan produksi garam, serta menurunkan muka air di lahan rawa lebak sehingga berpotensi memperluas areal tanam padi.

Karena itu, para pakar ITB dan BMKG mendorong perubahan pendekatan dari sekadar respons darurat menuju mitigasi berbasis risiko dan prediksi sains.

“Terjemahkan prakiraan menjadi keputusan, bukan sekadar informasi,” ujar Peneliti Bidang Bahaya dan Risiko Sektor Air PPI ITB Fikry Purwa Lugina.

Direktur Perubahan Iklim BMKG A Fachri Radjab juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dua fase cuaca ekstrem, yakni risiko kekeringan saat puncak kemarau serta potensi hujan lebat dan angin kencang ketika memasuki masa peralihan musim.

Dengan demikian, menghadapi El Nino tidak cukup hanya mengandalkan bantuan atau pompa air saat kekeringan terjadi. Penguatan irigasi, ketepatan kalender tanam, perlindungan petani, dan pemanfaatan informasi cuaca secara cepat menjadi kunci agar ancaman terhadap pangan dapat ditekan sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
14 Aug 2026, 09:32 WIB.

Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong oleh peneliti CORE, saya melihat bahwa modernisasi irigasi melalui pemanfaatan sistem otomasi untuk memonitor ketersediaan air tanah secara real-time tidak hanya akan menyelamatkan masa panen dari ancaman kekeringan ekstrem, tetapi juga meningkatkan efisiensi tata kelola air secara keseluruhan guna mencegah lonjakan harga komoditas.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.