Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Catat Sejarah, UIII Persembahkan 34 Doktor

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Catat Sejarah, UIII Persembahkan 34 Doktor Doc: ANTARA

DEPOK – Ini peristiwa yang perlu dicatat sejarah, terdapat begitu banyak lulusan program doktoral dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). UIII mencatat tonggak bersejarah pertama kalinya dengan meluluskan 34 doktor pertama yang berasal dari 22 negara.

“Ini bukan sekadar wisuda. Ini adalah awal dari sejarah intelektual yang semakin kuat di UIII,” ujar Rektor UIII Prof Jamhari Makruf, usai acara wisuda di Depok, Kamis. Sebanyak 204 lulusan menyandang gelar magister dan doktor dari Fakultas Kajian Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Pendidikan.

Dari jumlah itu, 105 di antaranya mahasiswa Indonesia. Sedangkan 99 lainnya merupakan mahasiswa internasional dari 22 negara. Dari 204 lulusan, 34 orang adalah doktor angkatan pertama sejak UIII berdiri. Prof Jamhari menegaskan bahwa kelulusan ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi melahirkan pemimpin masa depan.

“Kami tidak hanya mencetak lulusan. Kami melahirkan para pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan. Mereka diharapkan membawa gagasan baru bagi dunia,” katanya. Kehadiran angkatan doktoral ini, lanjutnya, menjadi langkah nyata mewujudkan visi UIII sebagai pusat keunggulan pendidikan dan riset Islam tingkat internasional.

Keberagaman menjadi ciri khas UIII. Dengan lulusan dari 22 negara, kampus ini menjelma menjadi ruang dialog antarbudaya dan antarbangsa. Rektor menyampaikan pesan kekeluargaan yang mengena. Ia menyebut UIII adalah keluarga. Kelulusan bukanlah akhir dari sebuah ikatan kebersamaan. “Kalian boleh meninggalkan kampus, tapi tidak akan pernah meninggalkan UIII,” katanya.

Jamhari mengajak para alumni untuk tetap terlibat, melalui riset, jejaring, hingga program mentoring. Dia mengajak seluruh keluarga besar UIII mendukung pengembangan dana abadi (endowment) kampus UIII. “Keluarga bukan hanya tempat menerima. Keluarga juga tempat memberi,” pesannya.

Lebih lanjut, Jamhari memberikan pesan mendalam bagi para lulusan yang akan terjun ke masyarakat. “Gelar bukan tujuan akhir pendidikan. Gelar adalah tanggung jawab,” tegasnya. Dia mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tantangan: polarisasi, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, hingga konflik.

Karena itu, para lulusan diminta untuk tetap kritis, rendah hati, dan mampu berbeda pendapat tanpa kehilangan rasa hormat.
“Berpikirlah kritis, tetapi tetap rendah hati. Boleh berbeda, tapi jangan saling merendahkan,” ujarnya.

Para lulusan UIII angkatan 2026 resmi menjadi bagian dari komunitas alumni yang akan tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan ke Pakistan, Nigeria, Afghanistan, Tanzania, dan berbagai negara lainnya.

“Di mana pun kalian berada, kalian akan membawa UIII dalam diri kalian,” ucap Prof Jamhari. Dia berharap mereka menjadi duta nilai-nilai UIII,  keterbukaan intelektual, integritas, dan Islam yang berkontribusi bagi kemanusiaan. Wisuda tahun ini bukan sekadar penutupan perjalanan akademik. Ini adalah awal dari hadirnya generasi baru cendekiawan, peneliti, dan pemimpin dunia. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Sekelas Letkol Main Judol di Rumah Dinas, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Lahan Gambut Diminta Terus ...
Megapolitan
Pejabat Diduga Minta Uang B...
Megapolitan
Pulogadung-Kelapa Gading Ta...
Daerah
Jaga Keamanan Negara Mulai ...

Dua Pembunuh Wanita Ditangkap, Tempat Kos Tak Lagi Aman?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Dua Pembunuh Wanita Ditangk...
Daerah
Saatnya Berbondong-bondong ...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.