AI Deepfake Bisa Mengguncang Pasar Keuangan, Investor Terancam Terjebak Informasi Palsu
📅 Rabu, 12 Agu 2026, 14:42 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SAncaman bahkan dapat berkembang menjadi manipulasi terhadap kepercayaan publik.
Carpenter memperingatkan tentang fenomena yang disebut "Liar's Dividend".
Semakin masyarakat mengetahui bahwa foto, suara dan video dapat dibuat oleh AI, semakin mudah pula seseorang menyangkal bukti yang sebenarnya autentik dengan mengatakan bahwa bukti tersebut mungkin saja merupakan deepfake.
Dengan demikian, AI menciptakan dua masalah sekaligus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertama, orang dapat mempercayai sesuatu yang sebenarnya palsu.
Kedua, orang dapat menolak sesuatu yang sebenarnya benar karena menganggapnya mungkin palsu.
Dampaknya terhadap pasar keuangan bisa sangat serius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bayangkan muncul video palsu yang menunjukkan sebuah bank mengalami masalah besar.
Atau beredar gambar buatan AI yang memperlihatkan antrean panjang nasabah di ATM.
Jika informasi itu dipercaya, masyarakat dapat berbondong-bondong menarik uang mereka.
Padahal situasi sebenarnya mungkin normal.
Carpenter mengutip kekhawatiran bahwa konten AI semacam itu dapat memicu kepanikan pasar atau bahkan aksi penarikan dana secara massal.
Di sinilah ancaman deepfake berubah dari persoalan keamanan siber menjadi persoalan stabilitas keuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!