Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Deepfake Bisa Mengguncang Pasar Keuangan, Investor Terancam Terjebak Informasi Palsu

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 14:42 WIB | Oleh:

AI juga dapat digunakan untuk menciptakan apa yang disebut sebagai konsensus palsu.

Bot berbasis AI dapat menghasilkan sejumlah besar komentar, opini, unggahan, atau percakapan yang seolah-olah berasal dari banyak orang. Padahal semuanya dapat dikendalikan oleh pihak yang sama.

Tujuannya adalah menciptakan persepsi bahwa masyarakat atau investor secara luas memiliki pandangan tertentu terhadap sebuah perusahaan, saham atau kebijakan.

Jika cukup banyak orang mempercayai persepsi tersebut, keputusan investasi dapat ikut berubah.

Dengan demikian, AI tidak hanya menjadi alat untuk melakukan financial fraud, tetapi juga alat untuk memengaruhi "minds"—pikiran, persepsi dan sentimen publik.

Carpenter membagi ancaman penipuan pada dasarnya ke dalam dua kelompok besar: penipuan yang mengejar uang dan penipuan yang bertujuan memengaruhi pikiran.

Keduanya kini dapat diperkuat oleh AI.

Dalam penipuan yang secara langsung mengejar uang, misalnya, AI dapat digunakan untuk membuat pelaku terlihat seperti orang yang dipercaya korban.

Suara seorang eksekutif dapat dikloning. Wajahnya dapat dibuat muncul dalam panggilan video. Pesan yang dikirim pun dapat disesuaikan dengan situasi dan karakter target.

Kasus nyata pernah terjadi di Hong Kong pada awal 2024.

Seorang pegawai bagian keuangan tertipu hingga mengirimkan sekitar USD 25 juta setelah mengikuti konferensi video dengan orang-orang yang tampak seperti para eksekutif perusahaan. Mereka ternyata merupakan rekayasa digital menggunakan deepfake.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa deepfake bukan lagi sekadar teknologi untuk membuat video palsu yang menghibur.

Teknologi ini sudah dapat digunakan dalam operasi penipuan yang menyasar transaksi bernilai sangat besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.