Sinner, Djokovic, Alcaraz Absen, PTPA Peringatkan Ancaman Jadwal Padat di Kalender Tenis Dunia
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 07:31 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNamun, hingga berita ini ditulis, ATP maupun WTA belum memberikan tanggapan langsung terhadap pernyataan terbaru PTPA.
PTPA menilai persoalannya tidak dapat diselesaikan hanya dengan menyerahkan keputusan kepada pemain secara individual.
Menurut mereka, kalender kompetisi harus dirancang berdasarkan data kesehatan dan kondisi fisik pemain.
PTPA meminta pemain diberikan peran yang lebih besar dalam menentukan struktur kalender, sementara kewajiban mengikuti turnamen tertentu perlu dikurangi agar tersedia waktu pemulihan yang memadai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka juga mendesak ATP mempertimbangkan kembali format Masters 1000 berdurasi 12 hari.
Ancaman bagi Masa Depan Tenis
Persoalan cedera sebenarnya bukan sekadar masalah absennya satu atau dua pemain dari sebuah turnamen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika tren tersebut terus berlanjut, kualitas kompetisi dapat ikut terdampak. Penonton berpotensi kehilangan kesempatan menyaksikan pertandingan antara pemain-pemain terbaik dunia, sementara para atlet harus menghadapi risiko cedera yang semakin besar.
Canadian Open menjadi contoh terbaru. Sinner, Djokovic, Alcaraz, Auger-Aliassime, Mboko, Muchova, Raducanu, dan Paolini merupakan nama-nama besar yang tidak dapat tampil.
Bagi PTPA, daftar panjang tersebut seharusnya menjadi sinyal peringatan.
Kalender tenis profesional memang harus mengakomodasi kepentingan bisnis, sponsor, penyiaran, dan penyelenggara turnamen. Namun, menurut PTPA, semua kepentingan tersebut pada akhirnya bergantung pada satu hal: kondisi para pemain yang menjadi pusat olahraga itu sendiri.
Karena itu, organisasi tersebut menginginkan perubahan berdasarkan data, bukan sekadar menunggu semakin banyak pemain mengalami cedera.
Setelah bertahun-tahun kalender tenis terus berkembang, pertanyaan yang kini muncul semakin jelas: Seberapa banyak pertandingan yang masih bisa dimainkan pemain sebelum tubuh mereka mengatakan cukup?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!