Mendorong Perempuan Menjadi Penggerak Ketahanan Pangan Lewat Kebun Pangan
📅 Senin, 28 Sep 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan mendorong penguatan peran perempuan sebagai penggerak ketahanan pangan sekaligus pembangunan ekonomi melalui Kebun Pangan Perempuan.
"Kebun Pangan Perempuan adalah gerakan mengembalikan alam sebagai sumber pangan lokal bagi kehidupan keluarga, sekaligus mendorong afirmasi peran perempuan sebagai pelaku utama yang menghidupkan kembali pengetahuan pangan lokal," kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Hal itu dikatakannya dalam diskusi publik yang bertajuk "Perempuan dan Pangan".
Pihaknya pun mendorong kolaborasi dalam pemanfaatan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membuka peluang bagi perempuan untuk memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya pangan.
Saat ini, program percontohan Kebun Pangan Perempuan sudah terimplementasi di 10 desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan memberikan sekitar 650 hektar kepemilikan lahan perhutanan sosial bagi perempuan.
Ia mengatakan Kebun Pangan Perempuan tidak berhenti hanya di NTT. Selanjutnya Maluku Utara akan turut mengembangkan program tersebut.
Saat ini surat keputusan perhutanan sosial sudah terbit dan tinggal menunggu jadwal penyerahan kepada kelompok perempuan setempat untuk dapat dimanfaatkan.
"Kita akan terus mengembangkan potensi perempuan melalui sektor ketahanan pangan, karena perubahan itu dimulai dari meja makan. Pangan bukan sekadar mengenyangkan, tapi harus bisa memberi nutrisi bagi perempuan maupun generasi mendatang. Lebih dari itu, ketika hasil panen dapat memberikan manfaat ekonomi, perempuan juga akan memiliki ruang untuk meningkatkan kemandirian dan kepercayaan dirinya untuk bersuara dan didengar," kata Veronica Tan.
Pihaknya menegaskan melalui Kebun Pangan Perempuan, KemenPPPA ingin menjadikan perempuan sebagai subyek strategis dalam pembangunan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!