Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sertifikat Mutu KKP Dorong Peningkatan Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan

2 Senin, 21 Sep 2026, 08:30 WIB | Oleh:
Sertifikat Mutu KKP Dorong Peningkatan Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan Sertifikat Mutu KKP Dorong Peningkatan Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor hasil perikanan dari wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur ke Timor Leste, dan dari Kalimantan Barat ke Malaysia. Ikan-ikan yang akan diekspor ke negara tetangga dijamin kualitasnya melalui Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang diterbitkan KKP. 

"Kami sudah bertemu dengan otoritas kompeten negara tetangga sehingga pelaku usaha di daerah perbatasan dapat menggunakan SMKHP untuk melakukan ekspor produk perikanan. Sertifikat yang kami terbitkan diakui sebagai dokumen penjamin mutu sesuai standar global,” urai Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (20/9).

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Mutu KKP di Nusa Tenggara Timur sejauh ini telah menerbitkan 676 SMKHP bagi pelaku usaha setempat. Keberadaan SMKHP sebagai dokumen resmi dari otoritas kompeten yang menyatakan bahwa produk yang akan diekspor telah melalui proses pemeriksaan di hulu sampai hilir dengan standar sanitasi, higiene dan keamanan yang diakui secara global. Dengan demikian, proses pemeriksaan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menjadi lebih cepat dan mudah dilakukan. 

Sepanjang tahun 2025, nilai ekspor hasil perikanan dari perbatasan NTT ke Timor Leste mencapai Rp18 miliar dan Ishartini berharap tahun ini terjadi peningkatan. Adapun 10 produk unggulan ekspor ke Timor Leste yaitu ikan teri, ikan lalosi (ikan ekor kuning), ikan manyung, kakap merah, kakap putih, kerapu, ikan manok, ikan kakatua, ikan lencam dan ikan biji nangka.

Sedangkan untuk perbatasan Indonesia - Malaysia di Entikong, Kalimantan Barat, telah diterbitkan 219 SMKHP selama Januari hingga Agustus 2026. Pada periode tersebut,  nilai ekspor hasil perikanan dari wilayah perbatasan telah mencapai 580 ton senilai Rp20 miliar.

"Dengan SMKHP akses pasar tetap terjaga, sehingga UPI mampu menyerap tenaga kerja lokal hingga lebih dari 170  orang wilayah perbatasan dekat PLBN dengan Timor Leste maupun Sarawak Malaysia,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pagelaran seni tari di Kabupaten Bekasi

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pagelaran seni tari di Kabu...
Nasional
Penyerahan SK kewarganegara...
Daerah
Denda buang sampah sembaran...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.