Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGMBG: Gunung Rinjani Berstatus Waspada Sejak 2015

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:
PGMBG: Gunung Rinjani Berstatus Waspada Sejak 2015 Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Sejumlah warga menikmati kopi dan sarapan pagi sembari berjemur dengan latar belakang Gunung Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

MATARAM -- Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah (PGMBG) Nusa Tenggara menyebut Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berstatus Level II atau Waspada sejak tahun 2015.

Kepala Balai PGMBG Nusa Tenggara Juliana Runambi mengatakan status waspada tersebut sudah berlangsung cukup lama sekitar 11 tahun.

"Kami mengimbau para pendaki beserta masyarakat yang ada di sekitar Gunung Rinjani untuk selalu menaati rekomendasi bahaya dari kami, yaitu 1,5 kilometer dari pusat kawah atau saat ini di Gunung Barujari," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Senin.

Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung api yang berada dalam wilayah pemantauan PGMBG Nusa Tenggara. Gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut itu secara administratif berada di tiga kabupaten, yakni Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara.

Juliana meminta pendaki mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian yang telah ditetapkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Menurut dia, kepatuhan terhadap rekomendasi bahaya dan SOP pendakian menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan jiwa selama beraktivitas di kawasan Gunung Rinjani.

Gunung Rinjani merupakan kawasan yang sangat penting di Pulau Lombok lantaran menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama yang sering dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Berdasarkan laporan Badan Geologi, sejarah kegiatan vulkanik gunung api tersebut diketahui sejak abad ke-19 sampai sekarang. Catatan kegiatan vulkanik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara yang berpusat di Gunung Barujari.

Sejak 1 September 2026 wisata pendakian ke kawasan Gunung Rinjani dibuka secara terbatas guna mencegah terjadinya kebakaran akibat dampak musim kemarau panjang.

Balai TNGR menyatakan layanan booking online melalui aplikasi eRinjani dihentikan sementara hingga kondisi risiko kebakaran dinyatakan aman untuk pembukaan kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.