Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi Antiklimaks Prancis Jadi Momentum Emas Kebangkitan Spanyol

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 18:57 WIB | Oleh:
Tragedi Antiklimaks Prancis Jadi Momentum Emas Kebangkitan Spanyol Doc: ANTARA/Xinhua/Hu Xingyu
Ket. PesepakbolaTimnas Spanyol Lamine Yamal (kanan) berusaha melewati dua pesepakbola Timnas Prancis saat bertanding pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas di Dallas, Amerika Serikat, Selasa (14/7). Spanyol lolos ke final setelah menang 2-0 atas Prancis.

JAKARTA - Realitas yang muncul dari pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rexas, Amerika Serikat, pada Rabu (15/7) adalah bahwa tim mana pun tak boleh tertinggal 0-2 dari tim sekuat Spanyol karena defisit dua gol sudah terlalu besar sehingga bisa menempatkan sebuah tim di ambang kekalahan.

Itulah yang terjadi pada Prancis yang sebelum laga semifinal memiliki xG atau probablitas gol lebih tinggi dari pada Spanyol, dan dipenuhi para bintang serta memiliki organisasi permainan yang kuat nan rapi.

Faktor xG Spanyol adalah 12,75, sedangkan Prancis 13,31.

Tapi Prancis justru gagal mengapitalisasi faktor itu, dan sebaliknya Spanyol malah menang meyakinkan 2-0 berkat gol penalti Mikel Oyarzabal dan sontekan Pedro Porro.

Pedro Porro pula yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik atau "player of the match" dalam pertandingan semifinal pertama Piala Dunia 2026 ini.

Kemenangan atas Prancis itu bukan hanya memastikan tiket ke final, tapi membawa dampak lebih jauh pada peringkat FIFA.

Sebelum laga ini, Spanyol berada di urutan kedua di bawah Argentina, dalam sistem peringkat FIFA. Tetapi kini La Roja berada di peringkat satu.

Menghadapi Spanyol, Prancis yang diasuh Didier Deschamps kehilangan momentum untuk bangkit setelah La Roja bertarung spartan di semua lini.

Para pemain Spanyol selalu cepat menutup ruang bermanuver Prancis begitu diserang. Mereka langsung mengganggu lawan begitu kehilangan bola, dan langsung melancarkan serangan begitu menguasai bola yang ironisnya lebih vertikal dari yang biasa dilakukan Prancis.

Laga semifinal di Dallas ini juga penegasan bahwa barisan pertahanan Spanyol sama efektif dan menyengatnya dengan lini tengah dan depan mereka.

Spanyol nyaris sempurna di semua sektor, termasuk penjaga gawang Unai Simon, yang seperti dua pencetak gol Spanyol, adalah bagian instrumental dalam kemenangan semifinal yang mengantarkan La Roja maju ke final keduanya dalam turnamen Piala Dunia, setelah edisi 2010.

Ini akan menjadi peringatan dini untuk Inggris atau Argentina bahwa untuk mengalahkan tim asuhan Luis de la Fuente, mereka perlu tim yang kuat dan padu di semua lini.

Kolektivitas Spanyol tak bisa dilawan hanya oleh keterampilan individual para bintang, tapi juga oleh tim yang memiliki kohesi tinggi, dan lebih kreatif baik saat diserang maupun saat membongkar pertahanan Spanyol.

Spanyol sangat efektif

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Cegah Kanker Sejak Dini, YK...

Riyadh Dibombardir Houthi, Piala Asia 2027 Pindah atau Tunda?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Riyadh Dibombardir Houthi, ...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.