Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NASA Selidiki Kawah Baru Usai Roket SpaceX Tabrak Bulan

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
NASA Selidiki Kawah Baru Usai Roket SpaceX Tabrak Bulan Doc: AFP/CHANDAN KHANNA
Ket. Roket SpaceX Falcon 9 yang membawa Mission Robotic Vehicle dan Mission Extension Pods milik Northrop Grumman meluncur dari Launch Complex 40 di Space Force Station, Cape Canaveral, Florida.

NEW YORK – Sebagian roket SpaceX yang berukuran sekitar sebuah bus menghantam permukaan Bulan sesuai prediksi pada Rabu (5/8), setelah teleskop di Chile menangkap bukti berupa jejak puing-puing yang muncul akibat tumbukan tersebut.

Dilansir dari AFP, tabrakan yang tidak disengaja itu dipastikan tidak menimbulkan bahaya bagi Bumi. Para ilmuwan memperkirakan benturan tersebut meninggalkan sebuah kawah baru di permukaan Bulan yang kini diharapkan dapat didokumentasikan oleh berbagai lembaga antariksa, termasuk NASA.

Sebelumnya, para ilmuwan memperkirakan tahap atas (upper stage) roket Falcon 9 akan menghantam permukaan Bulan sekitar pukul 06.35 GMT atau 14.35 waktu Singapura pada Rabu.

Prediksi itu terbukti benar. European Southern Observatory (ESO) mengonfirmasi melalui media sosial bahwa tumbukan memang terjadi berdasarkan hasil pengamatan yang direkam oleh Very Large Telescope (VLT).

Observatorium tersebut menyatakan teleskop berhasil mendeteksi garis spektral, yang disebut sebagai "sidik jari kimia", berupa gas natrium dan litium pada semburan material akibat tumbukan selama sekitar 5 hingga 10 menit setelah benturan terjadi.

Menurut ESO, natrium kemungkinan berasal dari tanah Bulan, sedangkan litium diduga berasal dari bagian roket yang menghantam permukaan. Tim peneliti akan menyampaikan hasil analisis yang lebih lengkap setelah seluruh data selesai diproses.

Para ilmuwan sebelumnya telah menilai tabrakan dengan kecepatan sekitar 8.690 kilometer per jam itu tidak dapat dihindari.

"Saya mendapat jaminan pribadi dari Sir Isaac Newton bahwa benda itu memang menghantam Bulan. Tidak ada kemungkinan benda itu lolos," kata astrofisikawan sekaligus analis antariksa Jonathan McDowell.

NASA bersama wahana Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) serta Pathfinder Lunar Orbiter milik Korea Selatan berencana mengambil gambar lokasi tumbukan. Namun, proses pengiriman dan analisis data diperkirakan memerlukan beberapa hari.

Menanggapi unggahan ESO, peneliti Benjamin Fernando dari Los Alamos National Laboratory, New Mexico, memastikan bahwa tumbukan tersebut benar-benar terjadi.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa tumbukan itu memang terjadi," ujarnya.

Sampah Antariksa

Roket Falcon 9 milik SpaceX yang didirikan Elon Musk diluncurkan pada Januari 2025 untuk mengangkut dua wahana pendarat Bulan. Pendorong utama roket kembali ke Bumi, sedangkan tahap atas tetap berada di luar angkasa untuk mengantar kedua wahana menuju lintasan Bulan.

Direktur Program Sains NASA dan Dragon di SpaceX, Julianna Scheiman, menjelaskan bahwa dalam setiap misi semacam ini, SpaceX biasanya melakukan manuver agar tahap kedua roket tetap berada dalam kondisi aman sesuai aturan yang berlaku.

"Kami telah melakukannya. Namun, yang terjadi kemudian adalah kombinasi aktivitas Matahari dan gaya gravitasi yang mengubah lintasannya hingga mengarah ke Bulan," jelas Scheiman dalam konferensi pers pada Senin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...

Status Gunung Sinabung Masih Level Siaga

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.