Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Selabung OKU Selatan, Tim SAR Palembang Lakukan Pencarian.
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 05:49 WIB | Oleh: Yebdi TrismarTim SAR Palembang, Sumatera Selatan, mencari seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Selabung, Desa Sukabumi Pauh, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumsel pada Rabu (5/8).
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Kamis (7/8/2026), mengonfirmasi korban tersebut ialah Ardiansyah bin Sapari (10).
Sementara itu, rekan korban bernama Rahmat Kuncoro bin Satiro (10) telah ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi meninggal dunia.
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, peristiwa naas tersebut bermula pada Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Sepulang sekolah, kedua korban bersama adik mereka masing-masing pergi bermain dan berenang di Sungai Selabung.
"Saat sedang berenang, Ardiansyah dan Rahmat diduga kuat terseret arus sungai yang deras hingga hilang tenggelam. Melihat kejadian tersebut, kedua adik korban langsung berlari meminta bantuan kepada warga sekitar," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekitar pukul 16.50 WIB, warga berhasil menemukan Rahmat Kuncoro dalam keadaan tidak bernyawa, sedangkan keberadaan Ardiansyah belum diketahui.
Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada pukul 19.15 WIB dan segera menerjunkan satu tim penyelamat (rescue) ke lokasi guna menjalankan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
Ia menegaskan bahwa jajarannya mengerahkan upaya maksimal dalam pencarian korban dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan.
Dalam operasi SAR ini, tim gabungan menyisir permukaan air menggunakan perahu rafting dengan radius area pencarian mencapai 10 kilometer dari titik awal kejadian. Petugas juga menyiapkan rencana penyelaman di sekitar tempat kejadian perkara jika kondisi arus dan jarak pandang memungkinkan.
Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Menanggapi insiden tersebut, Basarnas mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar wilayah perairan. Para orang tua diminta memperketat pengawasan dan melarang anak-anak berenang di sungai tanpa pendampingan orang dewasa, terutama saat arus sungai deras.
Masyarakat yang mengetahui atau menghadapi situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa dapat segera menghubungi layanan Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang beroperasi 24 jam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!