Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun Rel Trans-Kalimantan, Kemenhub Jajaki Tiongkok dan Russia

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 05:43 WIB | Oleh:
Bangun Rel Trans-Kalimantan, Kemenhub Jajaki Tiongkok dan Russia Doc: antara foto
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menjajaki potensi investasi dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk Russia dan Tiongkok untuk pembangunan jaringan rel kereta api Trans-Kalimantan.

Langkah itu merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI untuk segera membangun dan mengembangkan jaringan rel kereta api di Sumatra (Trans-Sumatra) dan Kalimantan (Trans-Kalimantan).

"Kami sudah berkoordinasi dengan KAI yang sudah menyiapkan roadmap-nya. Nanti, kemudian dari situ kami berharap ada investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menggarap Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan. Kalau Trans-Sumatra sebagian memang sudah tersedia tinggal disambung-sambungkan, kalau Trans-Kalimantan memang kita harus mulai," kata Menhub Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8) malam.

Dudy mengatakan dua negara yang diyakini berpotensi berinvestasi dalam pembangunan jaringan rel kereta api di Kalimantan ialah Russia dan Tiongkok.

"Kami sudah jajaki dalam negeri maupun dengan luar negeri, di antaranya Russia dan Tiongkok," sambung dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.

"Tergantung investor tentunya mana yang menurut mereka lebih visible ya untuk mereka garap. Saya lihat sepertinya kalau Sumatra logistiknya KAI yang lebih berminat untuk mengembangkannya, kalau di Kalimantan sepertinya dari Tiongkok sama Russia yang lebih berminat," ujar Dudy.

Sejauh ini, kata dia, komunikasi kepada investor dari luar negeri itu telah dilakukan.

"Komunikasi sudah, mereka sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti menyampaikan proposal ke kami," kata Dudy.

Dalam acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah bulan lalu, Presiden Prabowo memerintahkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kementerian Perhubungan menggarap pembangunan jalur kereta Trans-Sumatra serta melanjutkannya dengan proyek Trans-Kalimantan.

"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan pembangunan jalur kereta Trans-Sumatra akan menghubungkan wilayah paling selatan di Sumatra, yaitu Bakauheni di Provinsi Lampung hingga wilayah paling utara Pulau Sumatra. Presiden menyatakan proyek tersebut menjadi target yang harus diwujudkan oleh PT KAI dan Kementerian Perhubungan.

Presiden lalu bertanya kepada Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengenai kesiapan keduanya mengerjakan proyek tersebut.

"Bisa, KAI? Menteri Perhubungan? Kita kasih dia. Tugas harus dikasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan," kata Prabowo diiringi pernyataan siap dari kedua pejabat tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Ekonomi
Produksi madu lebah klancen...
Daerah
Korban kebakaran speedboat ...
Nasional
KPK Masih Dalami Kasus CSR ...
Ekonomi
Kondisi Pertumbuhan Ekonomi...

Lapangan usaha dorong pertumbuhan ekonomi

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Lapangan usaha dorong pertu...

Tradisi Memeti Bumi Sambirejo Sragen

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi Memeti Bumi Sambire...
Nasional
Capaian panen dan serapan j...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.