Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksara Bali di Semua Gerai Mal Kura Kura, Anggota DPR: Beri Dampak Baik

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 06:18 WIB | Oleh:
Aksara Bali di Semua Gerai Mal Kura Kura, Anggota DPR: Beri Dampak Baik Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih

DENPASAR - Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai adanya dampak positif ketika mal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali mewajibkan semua gerai di dalamnya menggunakan aksara Bali di papan nama.

“Kalau dipakai terus, orang akan semakin berminat mempelajarinya, itu bagian dari pelestarian budaya, justru penggunaan seperti ini semakin menyosialisasikan aksara Bali,” kata dia di Denpasar, Kamis (6/8).

Gede Sumarjaya menyambut positif penerapan aksara Bali di tengah sorotan terhadap Sira Village Grand Outlet di kawasan KEK Kura-Kura Bali itu, sebab jika aksara Bali tidak digunakan, lama-lama akan menjadi kuno dan ditinggalkan.

Sebaliknya, semakin sering aksara Bali digunakan di ruang publik, semakin besar pula minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempelajarinya.

Anggota DPR RI Dapil Bali itu menilai penggunaan aksara Bali tidak akan menurunkan nilai maupun martabat aksara tersebut.

Terlepas dari polemik yang masih mengiringi pengembangan kawasan KEK Kura-Kura Bali, penggunaan aksara Bali menghadirkan nuansa yang lebih mencerminkan identitas budaya Pulau Dewata.

Itu justru memperkuat eksistensi sekaligus mendorong masyarakat mengenal dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadi bagian dari pelestarian budaya, yang secara tidak langsung mensosialisasikan aksara Bali di ruang publik.

Kepala Departemen Komunikasi PT Bali Turtle Island Development (BTID) Zefri Alfaruqy selaku pengelola KEK Kura Kura Bali mengatakan penggunaan aksara Bali pada seluruh papan gerai ritel sendiri bukan sekadar unsur estetika, melainkan bentuk nyata komitmen perusahaan mendukung pelestarian budaya Bali.

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga, melestarikan, dan memperkuat identitas budaya daerah.

“Penggunaan aksara Bali pada seluruh signage gerai merupakan wujud komitmen kami untuk berjalan seiring dengan visi Pemprov Bali dalam menjaga dan menguatkan identitas budaya Bali," kata Zefri.

Penerapan aksara Bali di sekitar 100 gerai yang ada merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Ia menjelaskan komitmen tersebut juga tercermin dalam konsep pengembangan Sira Village yang mengadopsi filosofi tata ruang tradisional Bali melalui elemen Bale dan Natah, penyelenggaraan pertunjukan seni budaya, hingga penggunaan aksara Bali di seluruh kawasan komersial.

Sebagai pengelola, Zefri menegaskan pembangunan kawasan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperkuat identitas budaya lokal.

Perusahaan juga mengaku telah menjalin berbagai kolaborasi dengan Desa Adat Serangan, termasuk mendukung penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali serta sejumlah kegiatan pelestarian seni dan budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.