Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro Berbagi Kisah Perjalanan dari Selat Hormuz ke Indonesia.
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 19:54 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPara kru kapal menceritakan tantangan berbeda yang mereka alami, mulai dari pemilihan jalur di tengah kondisi yang dinamis hingga gangguan terhadap sistem GPS yang memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh tim navigasi.
"Kami sempat khawatir. Dalam situasi seperti itu muncul pertanyaan harus mengikuti pihak yang mana. GPS juga mengalami jamming. Bisa dibilang kami sangat beruntung dapat melewati semuanya dengan selamat," ungkap Rifqi.
Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Surya Tri Harto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh awak kapal yang dinilai berhasil mengelola situasi dengan tenang dan profesional di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan.
"Keberhasilan ini bukan hanya soal disiplin operasional, tetapi juga tentang kemanusiaan. Sejak kapal memasuki kawasan Teluk, kami terus memantau perkembangan kondisi para kru. Keselamatan seluruh awak kapal selalu menjadi prioritas utama kami, bahkan sebelum kargo dan aktivitas operasional," ujar Surya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia secara khusus menyampaikan pesan agar seluruh kru senantiasa mengutamakan keselamatan selama bertugas.
"Bagi kami, kalian adalah pahlawan. Dalam kondisi normal saja para pelaut sudah harus menghadapi ombak, angin, dan lautan. Di Selat Hormuz, kalian menghadapi risiko yang jauh lebih besar. Semoga seluruh kru selalu diberikan keselamatan dalam setiap pelayaran berikutnya dan situasi dunia dapat segera membaik," tambahnya.
Komisaris Utama PT Pertamina International Shipping Anwar Saadi turut menyampaikan rasa syukur karena seluruh awak kapal berhasil melewati situasi tersebut dengan selamat.
"Selama beberapa bulan terakhir kami terus mengikuti perkembangan dan sangat mengkhawatirkan keselamatan para kru. Hari ini kami bersyukur melihat seluruh awak Pertamina Pride maupun Gamsunoro dalam keadaan sehat dan kembali dapat tersenyum."
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para nakhoda dan seluruh awak kapal yang telah menunjukkan kesabaran, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan kapal, kru, maupun muatan selama melintasi Selat Hormuz.
Setelah berhasil melewati kawasan Teluk, kedua kapal fokus memulihkan performa armada untuk mendukung pelayaran berikutnya. MT Gamsunoro telah menjalani hull cleaning yang akan mendorong peningkatan kecepatan kapal. Sementara Pertamina Pride melakukan underwater hull cleaning sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelayaran selanjutnya.
Bagi para awak kapal, keberhasilan melintasi Selat Hormuz bukan sekadar menyelesaikan sebuah rute pelayaran. Di balik perjalanan tersebut tersimpan ketangguhan, keberanian, dan dedikasi para insan maritim Indonesia yang tetap menjalankan amanah menjaga distribusi energi nasional, bahkan ketika dunia tengah menghadapi ketidakpastian geopolitik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!