Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG akan Perluas Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi El Nino

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 18:53 WIB | Oleh:

Guna memperluas jangkauan mitigasi, BMKG juga menyiapkan Posko OMC Pekanbaru untuk menanggulangi karhutla di Riau serta Posko OMC Bandung untuk mengantisipasi kekeringan di Jawa Barat. Langkah strategis ini bertujuan memicu pembentukan hujan pada wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem.

Penyemaian awan melalui OMC merupakan upaya komplementer untuk mengoptimalkan potensi hujan alami sebelum kekeringan parah terjadi. Namun, ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan pelaksanaan OMC, pemadaman titik api secara langsung di darat menjadi tumpuan utama.

“Kami menyelaraskan upaya ini melalui koordinasi erat bersama BNPB, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup," ujar Seto.

Secara konkret, BMKG telah menyelesaikan OMC di Aceh pada 20–26 Juli 2026 dan di Palembang pada 19–30 Juli 2026. Saat ini, operasi penyemaian awan masih terus berjalan di Palangkaraya sejak 27 Juli hingga 2 Agustus 2026, serta di Pekanbaru pada 30 Juli hingga 4 Agustus 2026.

“Mengingat kebutuhan curah hujan yang semakin tinggi, BMKG bersama pemangku kepentingan (stakeholder) merancang OMC dengan terus memanfaatkan keberadaan potensi awan agar menghasilkan hujan yang efektif mencegah karhutla hingga seluruh kebutuhan terpenuhi,” ungkap Seto.

Lebih lanjut, sepanjang tahun 2026 BMKG telah menggelar 17 kali OMC khusus mitigasi karhutla di berbagai wilayah rawan, meliputi Aceh, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Selatan.

Di samping penanganan karhutla, BMKG juga merancang OMC untuk mengisi waduk dan danau sebagai langkah antisipasi terhadap dampak El Niño. BMKG mencatat telah sukses melangsungkan tiga kali operasi pengisian waduk di Sumatra Utara, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah.

Ke depan, BMKG menjadwalkan kembali pelaksanaan OMC dengan menargetkan empat lokasi strategis, yakni Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, DAS Brantas, serta DAS Mamasa. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp89.500/...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.