Kementrans Kucurkan Rp226 Miliar, Transmigrasi Patriot Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk
📅 Rabu, 29 Jul 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim PenulisKementrans mendorong tim untuk menyusun model pembiayaan yang menggabungkan anggaran pemerintah, kemitraan dengan dunia usaha, serta investasi swasta murni.
Iftitah menyampaikan bahwa kawasan transmigrasi memiliki modal berupa lahan dan tenaga kerja, tetapi masih membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan, serta pembeli atau penjamin pasar bagi hasil produksi masyarakat.
“Kekuatan transmigrasi adalah memiliki lahan dan tenaga kerja. Tinggal kita membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi, modal usaha, serta offtaker,” ucapnya.
Kemampuan memetakan komoditas unggulan, rantai pasok, calon investor, dan pasar dinilai menjadi penting agar hasil kajian Tim Ekspedisi Patriot dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mentrans berharap peserta tidak berhenti pada penyusunan laporan, tetapi mampu menggunakan pengetahuan untuk mempertemukan potensi kawasan dengan sumber pembiayaan dan mitra usaha yang tepat.
Tim Ekspedisi Patriot 2026 melibatkan 1.476 peserta yang ditempatkan di 53 kawasan transmigrasi selama empat bulan untuk melakukan riset, pemetaan potensi, dan pendampingan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!