Bulog Cianjur Terus Lakukan Penyerapan Gabah Kering Giling
📅 Selasa, 28 Jul 2026, 07:40 WIB | Oleh: SriyonoCIANJUR - Perum Bulog Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan penyerapan Gabah Kering Giling (GKG) dari petani di tiga wilayah terus dilakukan meski sudah melampaui target dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Kepala Perum Bulog Cianjur Muhammad Azwar Fuad, di Cianjur, Senin (27/7), mengatakan pihaknya tetap menyerap gabah petani dengan harga yang sudah ditetapkan.
Hingga pertengahan tahun 2026 penyerapan gabah mencapai 74 ribu ton sejak awal masa panen, sedangkan stok beras yang tersedia di gudang Bulog mencapai 30.778 ton dan dipastikan cukup untuk beberapa bulan ke depan.
"Penyerapan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas stok dan ketahanan pangan di tiga wilayah Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi, dimana hingga Juli 2026 serapan gabah masih cukup tinggi," katanya.
Harga yang tetap dan stok yang aman, kata dia, diharapkan mendorong petani di tiga wilayah tetap berproduksi dan tidak khawatir terkait pemasaran hasil panen yang akan terus ditampung sebanyak mungkin sepanjang tahun 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menegaskan hingga Juli 2026 Bulog Cianjur telah menyerap gabah dari petani sekitar 130 persen dari target yang ditetapkan sebesar 33.722 ton, dimana gabah yang terserap sudah melebihi target namun penyerapan terus dilakukan.
Sehingga pihaknya memastikan cadangan gabah dan stok beras yang tersedia untuk masyarakat di tiga wilayah Cianjur, Sukabumi, dan Kota Sukabumi mencukupi hingga akhir tahun, bahkan lebih karena penyerapan terus dilakukan.
Bahkan pihaknya melakukan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga selama musim kemarau panjang mulai dari penguatan stok beras hingga optimalisasi pendistribusian beras bantuan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk menjaga stok aman dan harga terjamin, kami jalankan program bantuan pangan nasional bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mencapai 400 ribu orang di tiga wilayah, dimana bantuan pangan disalurkan selama tiga bulan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!