Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bicara Soal Leadership, Khofifah Sebut Kepemimpinan Perempuan Harus Hadirkan Kebijakan Inklusif dan Berdampak

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bicara Soal Leadership, Khofifah Sebut Kepemimpinan Perempuan Harus Hadirkan Kebijakan Inklusif dan Berdampak Doc: Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menjadi pembicara utama dalam Women’s Leadership Forum Tahun 2026 bertema “Breaking Barriers, Building Impact” di jakarta, Senin.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan kepemimpinan perempuan harus menghadirkan kebijakan publik yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kebijakan publik yang inklusif dan berkeadilan gender,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Selasa (28/7).

Pernyataan itu disampaikan Khofifah saat menjadi pembicara utama dalam Women’s Leadership Forum Tahun 2026 bertema “Breaking Barriers, Building Impact” yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

Dalam forum tersebut Khofifah memaparkan materi “The Leadership Behind the Impact: Kisah Jawa Timur Membangun Kepercayaan Publik”.

Menurut Khofifah, keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari banyaknya perempuan menduduki jabatan strategis, melainkan dari kemampuan menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung masyarakat melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.

Ia mengatakan proses pengambilan keputusan di berbagai sektor harus memberi ruang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang, berpartisipasi, dan berkontribusi dalam pembangunan.

“Ketiga pilar itu adalah akar dari berbagai persoalan yang dihadapi oleh kaum perempuan maupun laki-laki. Oleh karena itu strategi pengarusutamaan gender harus berfokus langsung pada penyelesaian masalah fundamental pada ketiga sektor krusial ini,” ucap Khofifah.

Khofifah menjelaskan pembangunan yang responsif gender bukan sekadar memberikan ruang yang sama, tetapi memastikan setiap kebijakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Dalam paparannya, Khofifah menyebut Indeks Ketimpangan Gender Jawa Timur Tahun 2025 mencapai 0,329, lebih baik dibandingkan rata-rata nasional. Sementara Indeks Pembangunan Gender Jawa Timur mencapai 93,29 yang menunjukkan semakin kuatnya kesetaraan akses perempuan dan laki-laki terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta peluang ekonomi.

Ia menyebut capaian tersebut didukung berbagai program pemberdayaan, antara lain Program Jatim Puspa bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online bagi perempuan pengemudi ojek daring.

“Kita bangun ekosistem yang bisa memberikan kepercayaan bahwa perempuan mampu melakukan hal baik, memiliki kompetensi dan kapasitas yang bisa diandalkan dan diunggulkan sekaligus memberikan manfaat di semua lini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Cabai Rawit Rp47.500/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp47.500/...
Olahraga
Aldila Sutjiadi Melaju ke P...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.