Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beri Tenggat Singkat, Trump Ultimatum Kembali Serang Iran Jika Negosiasi Gagal

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 05:14 WIB | Oleh:

Washington sebelumnya menyatakan serangan terhadap Iran merupakan respons atas dugaan pelanggaran berulang terhadap nota kesepahaman yang ditandatangani pada Juni, termasuk upaya Teheran menghalangi pelayaran komersial melalui jalur selatan Selat Hormuz yang berada di bawah pengawasan AS.

Sebaliknya, Iran berpendapat bahwa jalur pelayaran selatan tersebut justru melanggar ketentuan gencatan senjata. Teheran menilai perjanjian tersebut memberikan kewenangan penuh kepada Iran untuk menentukan mekanisme pembukaan kembali Selat Hormuz.

Seorang diplomat yang mengetahui pembicaraan mengatakan tujuan utama pertemuan di Teheran adalah menyatukan usulan Iran dan Oman agar menghasilkan mekanisme yang sejalan dengan hukum laut internasional serta dapat diterima komunitas internasional.

Dalam konferensi pers di Teheran, Baqaei juga membantah bahwa penghentian sementara serangan AS dapat dianggap sebagai gencatan senjata tidak resmi.

Sejak Mei, Oman berupaya meyakinkan Iran agar rencana pungutan biaya di Selat Hormuz dilakukan secara sukarela sehingga tetap sesuai dengan hukum laut internasional. Muscat mengusulkan model serupa dengan mekanisme yang diterapkan di Selat Malaka, di mana negara-negara pengguna secara sukarela memberikan kontribusi dana untuk mendukung layanan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan.

Oman berpendapat mekanisme serupa dapat diterapkan di Selat Hormuz dengan persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Maritim Internasional (IMO). Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, bahkan menyebut model Selat Malaka layak dipertimbangkan sebagai acuan bagi Hormuz.

Sementara itu, Departemen Lingkungan Iran telah menyiapkan skema tersendiri. Dalam proposal tersebut, lebih dari 50.000 kapal dan tanker minyak yang setiap tahun melintasi Selat Hormuz diwajibkan memberikan kompensasi atas dampak pencemaran di Teluk Persia. Besaran biaya akan ditentukan berdasarkan jenis kapal, volume muatan, riwayat pelayaran, serta rekam jejak pencemaran masing-masing kapal.

Meski karakteristik Selat Malaka dan Selat Hormuz berbeda, media-media Iran mulai menunjukkan ketertarikan terhadap model tersebut. Kantor berita Khabaronline bahkan menilai mekanisme serupa dapat menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi Iran.

Baqaei menyebut pembicaraan dengan Oman berlangsung konstruktif, namun menegaskan bahwa dialog itu sama sekali tidak berkaitan dengan Amerika Serikat.

"Tujuannya adalah agar Iran dan Oman, sebagai dua negara pesisir, mengembangkan mekanisme untuk memastikan pelayaran yang aman di Selat Hormuz, sambil menghormati hak kedaulatan kedua negara pesisir dan juga menjaga keamanan serta kepentingan nasional Iran," ujarnya.

Oman berada dalam posisi yang tidak mudah karena memahami penolakan Washington terhadap penerapan tarif transit di Selat Hormuz, meskipun AS kemungkinan masih dapat menerima mekanisme pungutan yang jelas untuk layanan tertentu.

Di tengah proses diplomasi tersebut, Amerika Serikat terus mendorong kapal-kapal dagang internasional menguji kekuatan blokade Iran di Selat Hormuz. Menurut pejabat Iran, pada Minggu terdapat enam kapal yang mencoba melintasi jalur selatan dengan sistem navigasi dimatikan. Salah satu kapal dilaporkan ditembaki, sementara kapal lainnya dipaksa berbalik menuju Teluk Persia.

Di saat yang sama, Washington kembali memberlakukan blokade terhadap ekspor minyak Iran sekaligus mengakhiri pengecualian sanksi bagi pembeli minyak negara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Apakah Orang Berambut Merah...
Rona
Adaptasi Vitamin D dan Dina...

Palu Targetkan Jadi Kota Tangguh Bencana

40 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
Palu Targetkan Jadi Kota Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.