Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beri Tenggat Singkat, Trump Ultimatum Kembali Serang Iran Jika Negosiasi Gagal

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 05:14 WIB | Oleh:
Beri Tenggat Singkat, Trump Ultimatum Kembali Serang Iran Jika Negosiasi Gagal Doc: Istimewa
Ket. Trump mengatakan pemerintahannya saat ini sedang menggelar pembicaraan intensif dengan Teheran. Namun, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tidak akan diberi waktu lama.

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memperingatkan bahwa Washington siap melancarkan "aksi militer yang sangat kuat" terhadap Iran apabila upaya diplomatik yang tengah berlangsung gagal menghasilkan penyelesaian cepat atas krisis yang telah mengguncang Timur Tengah.

Dari The Guardian, dalam wawancara dengan Axios pada Senin (27/7), Trump mengatakan pemerintahannya saat ini sedang menggelar pembicaraan intensif dengan Teheran. Namun, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tidak akan diberi waktu lama.

"Kami sedang melakukan pembicaraan yang sangat mendalam dengan Iran. Jika pembicaraan tersebut tidak membuahkan hasil, kami akan kembali melakukan tindakan militer yang sangat kuat," kata Trump. Ketika ditanya berapa lama ia akan memberikan kesempatan bagi negosiasi, Trump menjawab singkat, "Tidak lama. Entah berjalan cepat atau tidak sama sekali."

Pernyataan itu kembali ia ulangi kepada wartawan di dalam Air Force One. Menurut Trump, Iran bersedia duduk di meja perundingan hanya karena tekanan militer yang telah diberikan Washington.

"Mereka ingin bertemu, dan kami sedang bertemu. Tanpa apa yang telah kami lakukan, mereka bahkan tidak akan berbicara dengan kami. Mereka tidak akan meminta pertemuan jika kinerja kami buruk. Satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena kami telah memberikan pukulan telak kepada mereka," ujarnya.

Tak lama kemudian, saat menghadiri rapat umum di Michigan, Trump kembali menegaskan sikapnya. Ia menyebut Iran tidak bisa dibujuk hanya dengan insentif politik.

"Anda tidak bisa menyuap mereka. Anda harus mengalahkan mereka, dan kami akan mengalahkan mereka habis-habisan. Tapi kita lihat saja bagaimana hasilnya. Saat ini, negosiasi yang sangat ramah sedang berlangsung," katanya.

Namun, di saat Washington menyatakan pembicaraan sedang berlangsung, Teheran justru menyampaikan pesan berbeda. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan tidak ada negosiasi langsung dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik yang pecah sejak akhir Februari setelah gelombang serangan AS dan Israel.

"Para mediator dapat menyampaikan pesan dari pihak Amerika kepada kami mengenai perkembangan terkini di kawasan tersebut. Namun saat ini kami tidak terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat," kata Baqaei.

Perbedaan pernyataan tersebut muncul ketika Oman dan Iran dilaporkan semakin mendekati kesepakatan prinsip mengenai pengelolaan Selat Hormuz di masa depan. Meski demikian, kedua pihak masih belum mencapai titik temu terkait tuntutan Teheran agar seluruh kapal yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut membayar biaya transit kepada konsorsium yang dipimpin Iran dan Oman.

Oman dan Iran menggelar pembicaraan teknis di Teheran pada Jumat dan Sabtu lalu. Pertemuan itu dinilai dapat menjadi faktor penting untuk mencegah pecahnya kembali konflik bersenjata di kawasan.

Kemajuan dalam perundingan yang didukung China, Qatar, dan Pakistan itu diyakini menjadi salah satu alasan Amerika Serikat menghentikan sementara serangan militernya terhadap Iran setelah hampir dua pekan operasi berlangsung.

Selain perkembangan diplomatik, sejumlah pejabat senior AS juga dilaporkan memperingatkan Trump mengenai menipisnya persediaan amunisi militer Amerika serta meningkatnya risiko serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan, termasuk di Kuwait dan Yordania.

Komandan militer tertinggi AS di Timur Tengah, Laksamana Brad Cooper, bahkan dilaporkan merekomendasikan penghentian sementara kampanye pengeboman di sekitar Selat Hormuz karena operasi tersebut dinilai telah mencapai batas efektivitasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Apakah Orang Berambut Merah...
Rona
Adaptasi Vitamin D dan Dina...

Palu Targetkan Jadi Kota Tangguh Bencana

41 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
Palu Targetkan Jadi Kota Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.