Fajar/Fikri Tumbang di Semifinal, Titip Balas Dendam pada Leo/Daniel di Partai Puncak
📅 Senin, 28 Sep 2026, 17:33 WIB | Oleh: OpikICHINOMIYA, JEPANG - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang tersingkir pada babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin, berharap pasangan lain yang juga satu tim mereka, yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dapat membalaskan kekalahan mereka.
Harapan tersebut disampaikan setelah Fajar/Fikri dikalahkan Liang Weikeng/Wang Chang asal Tiongkok, 17-21, 21-13, 9-21, pada pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya, Senin (28/9).
"Semoga Leo/Daniel besok bisa membalas kekalahan kami, untuk mendapatkan (medali) emas ganda putra perorangan," tutur Fajar.
Pasangan Fajar/Fikri mengaku kekalahan pada laga semifinal sangat mengecewakan mereka. Mereka berharap dapat mengulang laga All Indonesian Finals sebagaimana Asian Games Jakarta-Palembang 2018.
"Kalau harapan ya pasti All Indonesian Final. Saya mau mengulang seperti pada 2018. Tapi memang ini hasil kami. Kami sudah berusaha maksimal, sekuat tenaga kami," kata Fajar.
Sebelumnya, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lolos ke babak final Asian Games 2026, setelah mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan, dengan skor 21-11, 21-14 di babak semifinal.
Cabang olahraga bulu tangkis Indonesia berpeluang menyumbang dua medali emas, melalui nomor ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang akan berlaga pada babak final, Selasa (29/9).
Gagalan melaju ke final
Sebelumnya diberitakan, dengan kegagalan Fajar/Fikri melaju ke final, maka tim bulu tangkis ganda putra Indonesia menyisakan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang selanjutnya akan meladeni Liang/Wang.
Fajar/Fikri mengakui keunggulan lawan pada penampilan hari ini. Sepanjang pertandingan yang berdurasi 60 menit tersebut, ganda putra asal China itu menampilkan pertahanan yang solid.
Smes yang dihujamkan Fajar/Fikri pun berulang kali dihalau dengan baik oleh Liang/Wang.
"Pasangan Tiongkok sangat luar biasa ya permainannya, mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya, kami sudah mencoba berbagai cara dengan berbagai serangan tapi mereka memang sangat siap dengan pertahanannya," Fajar menceritakan.
Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Fikri, yang menilai kekuatan lawan ada pada teknik pertahanan yang alot ditembus.
"Bermain sangat solid. Tadi kami berdua sudah berusaha menyerang tapi tidak bisa tembus, jadi ya itu hasilnya," kata Fikri menambahkan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!