Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark
📅 Senin, 27 Jul 2026, 10:40 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasMenpar menjelaskan Kementerian Pariwisata saat ini tengah menyusun dan memperbarui pola perjalanan wisata dari konsep 3B menjadi 4B dengan memasukkan kawasan Bali Timur sebagai bagian dari jalur perjalanan wisata. Penyusunan pola perjalanan ini dilakukan melalui pemetaan rute wisata berkelanjutan sejak titik masuk wisatawan.
Rute tersebut dimulai dari Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, dilanjutkan ke KBS Park di Jembrana, kawasan Pemuteran dan Lovina di Bali Utara, Desa Wisata Les, hingga destinasi wisata selam unggulan di Tulamben dan Amed, Bali Timur.
*Desa Wisata Osing Kemiren*
Menutup rangkaian kunjungan kerja di Banyuwangi, Menpar Widiyanti melakukan visitasi ke Desa Wisata Osing Kemiren yang sebelumnya meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dan terpilih dalam UN Tourism Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menpar menilai capaian tersebut menjadi peluang strategis bagi Desa Kemiren untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, inovasi, digitalisasi, keberlanjutan, dan daya saing sehingga mampu meraih predikat UN Tourism Best Tourism Villages pada masa mendatang.
"Atas capaian ini, saya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Adat Osing Kemiren. Prestasi ini adalah milik bersama dan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Banyuwangi maupun Jawa Timur, tetapi juga bagi Indonesia," ucap Menpar.
Menurut Menpar, Desa Kemiren telah membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Pendekatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Kabinet Merah Putih.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya berharap masyarakat Desa Kemiren terus menjaga keaslian budaya Osing, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat UMKM lokal, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas promosi desa wisata sehingga semakin dikenal di tingkat dunia," kata Menpar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!