Ubah Sampah Jadi BBM, Masyarakat Berdaya di Bukit Imogiri Bantul
📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 16:07 WIB | Oleh: SujarKSM Pilah Berkah lahir dari kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah yang mencemari lingkungan, mulai dari selokan dan sungai hingga bermuara ke laut. Selama bertahun-tahun, kelompok tersebut terus mencari cara agar sampah tidak hanya terserap, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Terutama sampah plastik yang menjadi momok di Bantul,” kata Arif.
Upaya tersebut memasuki babak baru sekitar pertengahan Juni 2026 ketika KSM Pilah Berkah menerima bantuan mesin pirolisis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui kerja sama dengan Pertamina Foundation.
Ketua KSM Pilah Berkah, Yekti Murwani, mengatakan mesin tersebut memungkinkan plastik yang sebelumnya tidak laku atau hanya memiliki nilai ekonomi rendah diubah menjadi Petasol, bahan bakar dengan karakteristik yang menyerupai solar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok tersebut juga menjalin kerja sama dengan BRIN untuk menjadikan Petasol sebagai salah satu solusi dalam menangani sampah plastik bernilai ekonomi rendah. Hampir seluruh jenis plastik dapat diolah menggunakan mesin pirolisis, kecuali plastik jenis PET dan PVC.
Dalam sehari, mesin tersebut mampu mengolah sekitar 50 kilogram sampah plastik menjadi 40 hingga 45 liter Petasol.
“Setiap hari kami berproduksi, kecuali hari Minggu karena digunakan untuk perawatan mesin,” ujar Yekti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Petasol kemudian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan operasional KSM Pilah Berkah, mulai dari menggerakkan mesin pengolah sampah dan genset hingga mengoperasikan truk pengangkut sampah.
“Kami gunakan untuk mesin, genset, dan truk pengangkut sampah,” katanya.
Secara ekonomi, nilai tambah yang dihasilkan cukup signifikan. Sebelumnya, sampah plastik bernilai rendah hanya dihargai sekitar Rp600 hingga Rp1.000 per kilogram. Setelah diolah menjadi Petasol, nilai ekonominya meningkat menjadi sekitar Rp10.000 hingga Rp12.000 per liter.
Dukungan pemerintah
Pada pertengahan Juni 2026, BRIN bersama Pertamina Foundation dan Pemerintah Kabupaten Bantul menyerahkan satu unit mesin pirolisis kepada KSM Pilah Berkah.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan keberadaan mesin tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi timbunan sampah plastik yang mencapai sekitar 31 persen dari total produksi sampah harian di Bantul.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!