Dikenal sebagai Pionir dan Figur Berpengaruh dalam Pengembangan UAM Indonesia, Denon Prawiraatmadja Tampil di Forum AAM Shanghai
📅 Kamis, 23 Jul 2026, 11:48 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasSHANGHAI — Denon Prawiraatmadja, Founder dan CEO Whitesky Group, Chairman Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Advisory Board Intelligent Transport System Indonesia (ITS Indonesia), serta Head of Infrastructure Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), tampil sebagai pembicara dalam forum internasional Advanced Air Mobility di Shanghai, China, pada Rabu. 22 Juli 2026.
Dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh dan berpengalaman dalam industri penerbangan, transportasi, dan infrastruktur Indonesia, Denon membawa perspektif Indonesia dalam pembahasan mengenai pengembangan Urban Air Mobility (UAM), electric vertical take-off and landing (eVTOL), serta masa depan low-altitude economy.
Dalam seminar bertajuk “APAC & Middle East Market Access & Globalization Practices”, Denon menyampaikan presentasi “Fostering eVTOL Strategies Towards the Implementation Phase”. Paparannya membahas strategi membawa eVTOL dari tahap eksplorasi dan demonstrasi menuju implementasi yang aman, terukur, layak secara bisnis, serta dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton atau pasar akhir dalam perkembangan eVTOL dunia. Kita harus ikut membangun sistem operasi, infrastruktur, pembiayaan, dan regulasi agar teknologi ini dapat menjawab kebutuhan nyata negara kepulauan,” ujar Denon Prawiraatmadja.
Denon menekankan bahwa masa depan Advanced Air Mobility tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi pesawat. Kesiapan infrastruktur, pengalaman operasional, kerangka regulasi, mekanisme pembiayaan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk membawa eVTOL menuju tahap implementasi dan operasi komersial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pandangan tersebut dibangun dari keterlibatan Denon dalam berbagai aspek ekosistem mobilitas Indonesia. Sebagai Chairman INACA, ia membawa perspektif industri penerbangan, khususnya mengenai keselamatan, sertifikasi, kesiapan operator, pemeliharaan, dan penerapan standar internasional.
Sebagai Founder dan CEO Whitesky Group, Denon membagikan pengalaman praktis perusahaan dalam pengoperasian helikopter, pengembangan heliport komersial, serta penyediaan layanan mobilitas udara untuk berbagai sektor.
Sementara itu, perannya sebagai Advisory Board ITS Indonesia (Intelligent Transport System) dan Head of Infrastructure APINDO memperkuat perspektifnya mengenai integrasi transportasi, pembangunan infrastruktur, kesiapan dunia usaha, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membentuk ekosistem mobilitas udara masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“UAM bukan hanya mengenai pesawat yang dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal. Tantangan yang lebih besar adalah membangun ekosistem yang aman, terintegrasi, layak secara bisnis, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta sektor usaha,” kata Denon.
Dalam paparannya, Denon turut mengangkat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kebutuhan sekaligus peluang besar dalam pengembangan AAM. Teknologi mobilitas udara dinilai berpotensi mendukung konektivitas antardaerah, logistik, pariwisata, layanan kesehatan, serta akses menuju wilayah yang belum dilayani secara optimal oleh transportasi konvensional.
Menurut Denon, potensi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila pengembangan eVTOL dilakukan melalui peta jalan yang jelas dan kolaboratif. Pemerintah, regulator, operator, investor, akademisi, pengembang infrastruktur, produsen teknologi, dan dunia usaha perlu bergerak dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik dan kepastian investasi. Selain harus memenuhi standar keselamatan internasional, implementasi eVTOL perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai, regulasi yang adaptif, serta model bisnis yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Seminar tersebut mempertemukan pakar kebijakan, akademisi, pelaku industri, serta pengembang teknologi dari kawasan Asia-Pasifik dan Timur Tengah. Pembahasannya mencakup kesiapan regulasi, akses pasar, komersialisasi, pembangunan ekosistem, dan strategi ekspansi global dalam industri low-altitude economy.
Kehadiran Denon Prawiraatmadja dalam forum tersebut memperkuat partisipasi Indonesia dalam percakapan global mengenai masa depan mobilitas udara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!