Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja Doc: Dok. Istimewa

BADUNG – Program konservasi laut dengan melibatkan masyarakat yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan di lima kabupaten/kota di Bali mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI. Program ini dinilai tidak hanya berdampak untuk perbaikan ekosistem terumbu karang, tapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) telah merestorasi sekitar 72 hektare terumbu karang di lima kabupaten/kota di Bali, dengan melibatkan sekitar 11.250 tenaga kerja. Program ini juga mendorong tumbuhnya wisata bahari dan usaha berbasis sumber daya kelautan di sekitar lokasi. 

"Restorasi terumbu karang, wisata bahari berbasis masyarakat, dan pengembangan produk kelautan bernilai tambah harus berjalan beriringan. Dengan demikian, konservasi tidak hanya menjaga kelestarian ekosistem laut, tetapi juga menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara di Jakarta, Rabu (22/7).

Pada  Jumat (17/7) lalu, Dirjen Koswara mendampingi Komisi IV DPR RI meninjau pengelolaan ekosistem laut di Pantai Mengiat, Nusa Dua - Bali. Kunjungan tersebut juga dihadiri Badan Karantina Indonesia, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan kawasan konservasi.

"Konservasi, pemeliharaan ekosistem laut, dan dukungan anggaran harus menjadi prioritas agar potensi pesisir benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, saat meninjau pengelolaan ekosistem laut di Pantai Mengiat, Nusa Dua, 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, menyampaikan bahwa pengelolaan laut di Bali sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menempatkan laut sebagai sumber kehidupan, budaya, dan ekonomi masyarakat, serta pengembangan produk unggulan seperti garam khas Bali menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian laut sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Sementara itu perwakilan Koperasi Yasa Segara berharap kolaborasi pemerintah dan DPR dapat memperkuat kapasitas koperasi, usaha nelayan, dan wisata bahari berbasis masyarakat melalui dukungan sarana, pelatihan, serta akses pembiayaan. Penguatan kelembagaan masyarakat menjadi kunci agar manfaat pembangunan sektor kelautan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata
    Preview komentar:
    Wa Call Center 24jam Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok
    Preview komentar:
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi
    Preview komentar:
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.