Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wacana Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Mengubah Peta Industri Bisnis Sepak Bola Global

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 00:04 WIB | Oleh:

Piala Dunia 2030 sendiri akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, sementara Uruguay, Argentina, serta Paraguay masing-masing menjadi tuan rumah satu pertandingan pembuka sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia.

Mengakomodasi 64 peserta di enam negara saja sudah menjadi tantangan besar. Apalagi jika turnamen diselenggarakan hanya di satu negara.

Arab Saudi, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah tunggal Piala Dunia 2034, sudah menghadapi persoalan tersendiri. Ramadan diperkirakan dimulai pada pertengahan November 2034 sehingga jadwal November-Desember seperti Piala Dunia 2022 di Qatar sulit diterapkan kembali. Situasi tersebut berpotensi memaksa FIFA melakukan penyesuaian baru terhadap kalender sepak bola internasional.

Jika jumlah peserta diperbesar menjadi 64 tim, tantangan tersebut akan semakin berat. Negara tuan rumah harus menyediakan lebih banyak stadion, lapangan latihan, hotel, kapasitas transportasi, hingga puluhan ribu relawan, sekaligus memperkuat infrastruktur pariwisata yang masih berkembang.

Arab Saudi sejauh ini telah mengusulkan 15 stadion untuk format 48 peserta, terdiri atas delapan stadion di Riyadh, empat di Jeddah, serta masing-masing satu stadion di Khobar, Neom, dan Abha. Proyek pembangunan maupun renovasi venue sudah berlangsung menjelang Piala Asia 2027.

Ekspansi Piala Dunia juga diperkirakan memperberat kalender pertandingan internasional yang sudah padat dan meningkatkan tekanan terhadap kompetisi domestik.

Liga Jepang (J-League) akan mulai menggunakan kalender Agustus-Mei, sementara Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat berencana mengikuti format serupa mulai musim depan. Artinya, apabila Piala Dunia kembali digelar pada musim dingin, gangguan terhadap kompetisi domestik akan meluas dan tidak lagi hanya dirasakan liga-liga elite Eropa seperti yang terjadi pada 2022.

Dari sisi finansial, partisipasi di Piala Dunia juga bukan perkara murah.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), misalnya, memperkirakan mengeluarkan biaya sekitar 24,5 juta euro atau sekitar 468 miliar rupiah untuk mengikuti Piala Dunia tahun ini. Presiden FFF Philippe Diallo bahkan menyebut tim nasional Prancis setidaknya harus mencapai semifinal agar federasi tidak mengalami kerugian.

Dalam Kongres FIFA di Vancouver pada April lalu, Diallo juga meminta FIFA meningkatkan dukungan pendanaan bagi negara peserta.

Apabila format 48 tim saja sudah membebani keuangan banyak federasi, maka turnamen dengan 64 peserta hampir pasti akan meningkatkan biaya operasional masing-masing negara.

Selain itu, isu kesejahteraan pemain diperkirakan akan semakin mengemuka. Bertambahnya jumlah pertandingan berarti meningkatnya beban fisik pemain elite yang selama ini sudah menghadapi jadwal kompetisi sangat padat.

Di sisi lain, format 64 tim memang akan membuka peluang lebih luas bagi negara-negara berkembang untuk tampil di panggung sepak bola tertinggi. Namun, langkah tersebut juga berpotensi memunculkan kembali perdebatan mengenai kualitas persaingan, lamanya turnamen, meningkatnya biaya bagi suporter, hingga kekhawatiran bahwa Piala Dunia akan kehilangan eksklusivitas yang selama puluhan tahun menjadi daya tarik utamanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Tangerang Raya Redup Tersel...
Olahraga
Zheng Qinwen Coba Adang Swi...

Lumayan, Hasil Laga Pembuka PSIM Meraih Satu Poin

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Lumayan, Hasil Laga Pembuka...
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.