Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Lingkungan Pesantren

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Lingkungan Pesantren Doc: BSI
Ket. (Kiri-kanan) Komisaris Utama BSI Muhajir Effendy, Ketua Umum PBNU terpilih 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, dan Bendahara Umum PBNU Gus Gudfan Arif dalam pertemuan di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (4/9/2026)

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui peningkatan literasi, penetrasi, dan ekosistem keuangan syariah, khususnya di lingkungan pesantren Indonesia.

"BSI berkomitmen mendorong pesantren untuk 'naik kelas' dan semakin mandiri secara ekonomi," kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Anggoro mengatakan, BSI terus memfokuskan upaya penetrasi layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren di seluruh Indonesia.

Saat ini, Perseroan telah dipercaya mengelola layanan keuangan di lebih dari 14 ribu pesantren di tingkat nasional, sekitar 23,9 persen di antaranya berlokasi di Jawa Timur yang merupakan salah satu basis pesantren terbesar di Tanah Air.

BSI berkomitmen mendorong pesantren untuk 'naik kelas' dan semakin mandiri secara ekonomi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan kemudahan layanan terintegrasi, antara lain pemanfaatan fasilitas manajemen tunai (cash management) guna mendukung tata kelola administrasi lembaga, kehadiran BSI Agen guna memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal, serta optimalisasi aplikasi BYOND by BSI sebagai platform mobile banking utama bagi para warga pesantren.

"Melalui penguatan layanan perbankan digital ini, BSI ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga mampu bertransformasi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional," tutur Anggoro.

Di samping itu, komitmen BSI tercermin melalui langkah Perseroan mempererat kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).

BSI mencatatkan momen istimewa dengan menjadi institusi pertama yang diterima secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih masa khidmat 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pada hari pertama kerjanya di Kantor PBNU, Jakarta.

Kunjungan kehormatan yang dilakukan oleh Direktur Utama BSI dan Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy ini menjadi langkah nyata perseroan dalam memperkuat sinergi strategis bersama NU, khususnya dalam mendorong peningkatan literasi, penetrasi, dan ekosistem keuangan syariah di Indonesia.

Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, NU dinilai memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan inspiratif yang mampu mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, kolaborasi BSI dan NU diarahkan pada pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ekosistem pesantren secara menyeluruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.