Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 19:39 WIB | Oleh: OpikNamun, apabila pengemudi sering berganti-ganti komposisi bahan bakar tanpa pola yang tetap, ECU dan sensor knocking akan lebih sulit menentukan pengaturan pembakaran yang paling sesuai. Akibatnya, efisiensi mesin dapat menurun dan performa kendaraan menjadi kurang optimal.
Selain itu, beberapa kendaraan keluaran terbaru memiliki sensor yang lebih sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Pada kondisi tertentu, sistem dapat mendeteksi karakteristik bahan bakar yang tidak sesuai dengan rekomendasi sehingga indikator peringatan pada panel instrumen berpotensi menyala.
Oleh karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti rekomendasi jenis bahan bakar yang tercantum dalam buku manual kendaraan atau yang ditentukan oleh pabrikan. Penggunaan BBM dengan angka oktan yang sesuai akan membantu menjaga performa mesin, meningkatkan efisiensi pembakaran, sekaligus memperpanjang usia komponen mesin.
Apabila ingin beralih dari Pertalite ke Pertamax atau sebaliknya, langkah yang lebih disarankan adalah menghabiskan isi tangki terlebih dahulu sebelum mengisi dengan jenis bahan bakar yang baru. Cara tersebut membantu menjaga konsistensi kualitas bahan bakar yang digunakan sehingga sistem pembakaran dan ECU dapat bekerja sesuai dengan pengaturan yang dirancang oleh pabrikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan demikian, mencampurkan Pertamax dan Pertalite memang tidak serta-merta menyebabkan kerusakan mesin dalam waktu singkat. Namun, kebiasaan tersebut tidak dianjurkan apabila dilakukan secara terus-menerus karena dapat mengurangi manfaat aditif, menurunkan efisiensi pembakaran, meningkatkan risiko penumpukan kerak, hingga berpotensi memengaruhi performa serta keawetan mesin dalam jangka panjang. Menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi kendaraan tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kinerja dan umur mesin, demikian merangkum dari sejumlah sumber. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!