Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perhutani Jawa Barat dan Banten Modifikasi Kendaraan Polhut jadi Pemadam Kebakaran

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Perhutani Jawa Barat dan Banten Modifikasi Kendaraan Polhut jadi Pemadam Kebakaran Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Penggunaan mobil Polhut yang dimodifikasi untuk pemadaman dalam kegiatan simulasi penanganan karhutla di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (21/7).

MAJALENGKA -- Kantor Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Barat dan Banten (Janten) memodifikasi 14 kendaraan Polisi Hutan (Polhut) menjadi armada pemadam untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Kepala Perhutani Divre Janten Yudha Suswardhanto saat ditemui di Majalengka, Selasa, mengatakan setiap kendaraan dilengkapi tangki air dan mesin penyemprot guna mempercepat pemadaman di lokasi yang masih dapat dijangkau.

"Kalau memasuki musim kemarau, kendaraan Polhut kami modifikasi dengan pemasangan bak air yang disiapkan dengan mesin penyemprot air," katanya.

Menurut dia, armada tersebut digunakan sebagai sarana pemadaman awal agar api dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke kawasan hutan.

"Ketika terdapat lokasi-lokasi yang masih bisa terjangkau dengan kendaraan, akan kita lakukan pemadaman dengan kendaraan tersebut," ujarnya.

Ia menuturkan sebanyak 14 kendaraan itu disiagakan di wilayah kerja Perhutani Janten, yang mencakup 14 Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) selama musim kemarau.

Untuk mendukung pengendalian karhutla, pihaknya menyiapkan 180 personel yang bertugas memantau potensi kebakaran sejak tahap awal di seluruh KPH.

"Kami dengan kesiapan personel maupun struktur yang sudah setiap tahun dilaksanakan di 14 KPH, dengan 180 personel untuk memantau kondisi awal kejadian kebakaran hutan," katanya.

Yudha mengatakan pengendalian karhutla dilakukan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan agar upaya perlindungan kawasan hutan berjalan lebih efektif.

Selain itu pihaknya menjalin koordinasi dengan Polda Jawa Barat (Jabar) dalam pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan yang menjadi perhatian nasional.

Sementara itu Wakil Kepala Perhutani Divre Janten Agus Yulianto mengatakan pemantauan titik api dilakukan secara rutin menggunakan aplikasi SiPongi dan Air Hotspot milik Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Ia menyampaikan pemantauan mencakup kawasan hutan Perhutani, Area Penggunaan Lain (APL), serta kawasan di sekitarnya, sehingga respons penanganan kebakaran dapat dilakukan secepat mungkin.

"Minimal tiga kali sehari, mulai dari kantor hingga lapangan, kami melakukan pemantauan. Kalau ada titik api langsung terdeteksi dan dilakukan respons cepat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.