Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Kelautan dan Perikanan Sebut Peleburan 11 Politeknik Jadi Institut Kelautan Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Biru RI

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 14:48 WIB | Oleh:

Ia mengatakan transformasi tersebut ditandai dengan terbitnya Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50 Tahun 2026 tentang penggunaan nomenklatur Institut Kelautan Indonesia atau Ocean Institute of Indonesia.

Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 51 Tahun 2026 tentang pembentukan Dewan Institut Kelautan Indonesia sebagai wadah sinergi pendidikan vokasi.

Menurut Nyoman, dewan tersebut menyatukan 11 satuan pendidikan tinggi kelautan dan perikanan untuk memperkuat kolaborasi, pengembangan jejaring, serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi secara terpadu.

Ia mengatakan Institut Kelautan Indonesia akan mengembangkan program unggulan guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia kelautan dan perikanan berstandar internasional serta menghasilkan riset terapan yang menjawab kebutuhan sektor.

Nyoman menambahkan pendidikan tinggi vokasi juga diarahkan mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk pembangunan kampung nelayan, kawasan budi daya, revitalisasi perikanan, swasembada garam, dan modernisasi kapal ikan nasional.

Menurut dia, transformasi pendidikan vokasi diharapkan mampu memperkuat implementasi kebijakan ekonomi biru melalui pengembangan sumber daya manusia unggul untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hilang Berminggu-minggu, An...
Luar Negeri
Inggris Luncurkan Storm Fig...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.