Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Perekonomian: Indonesia Incar Kerja Sama Digital dengan Huawei dan ByteDance

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 16:23 WIB | Oleh:
Menko Perekonomian: Indonesia Incar Kerja Sama Digital dengan Huawei dan ByteDance Doc: Dokumentasi Kemenko Perekonomian

JAKARTA – Indonesia membuka peluang kerja sama di bidang digital dengan Huawei dan ByteDance, dua perusahaan teknologi global asal Tiongkok. Peluang kerja sama mencakup bidang kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, pengembangan talenta digital dan investasi teknologi.

Huawei merupakan perusahaan yang memiliki kapabilitas unggul di bidang infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud), dan AI. Sedangkan ByteDance adalah perusahaan teknologi raksasa yang mengembangkan berbagai platform digital terpopuler di dunia seperti TikTok dan CapCut.

"Setelah Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital di Indonesia,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pernyataan tertulisnya dari Shanghai, Tiongkok, dikutip Sabtu (18/7).

Dengan Huawei, Menko Airlangga membahas empat bidang investasi digital. Yakni investasi infrastruktur AI dan cloud, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber.

“Termasuk akselerasi digitalisasi Pemerintah dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau pada pusat data,” ucapnya. Sedangkan dengan ByteDance, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas investasi strategis dan komitmen jangka panjang ByteDance di Indonesia.

Investasi BtyeDance di Indonesia antara lain melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Kedua platform tersebut telah memajukan ekosistem perdagangan digital di Indonesia.

“Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital. Tapi juga membuka peluang bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," ujar Menko Airlangga.

Dia juga mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI dan pengembangan talenta digital di Indonesia. Langkah itu dilakukan sebagai komitmen Indonesia untuk mengembangkan ekosistem AI yang inklusif.

Sebelum melakukan pertemuan dengan Huawei dan ByteDance, Menko Perekonomian Airlangga mewakili Indonesia menandatangani pendirian WAICO. World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) adalah organisasi kerja sama kecerdasan buatan dunia yang beranggotakan 30 negara. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.