Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kopi Kerinci Kian Dilirik Dunia, Pakistan Siap Tampung 190 Ton

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kopi Kerinci Kian Dilirik Dunia, Pakistan Siap Tampung 190 Ton Doc: ANTARA/ Wahdi Septiawan.
Ket. Petani memanen biji kopi arabika di Gunung Labu, Kayu Aro Barat, Kerinci, Jambi.

KERINCI – Ekspor kopi Indonesia terus menunjukkan bahwa cita rasa Nusantara punya tempat istimewa di pasar dunia.

Dari biji kopi yang ditanam petani di berbagai daerah, lahir produk yang dinikmati hingga ke mancanegara.

Tren ini bukan hanya membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga memberi nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan industri pengolahan kopi.

Dengan kualitas yang terus dijaga dan inovasi yang berkembang, kopi Indonesia berpeluang semakin harum namanya di kancah global.

​Kopi Arabika Kerinci ditargetkan ekspor sebanyak 190 ton ke Pakistan atas kerja sama PT Alko Sumatra Kopi Jambi dan pengusaha asal Pakistan.

​Kedua belah pihak sepakat menjalin kerja sama jual beli kopi Kerinci senilai 1 juta dolar AS atau setara dengan Rp18 miliar, dengan target pengiriman sebesar 190 ton.

​"Hari ini saya menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan antara PT Alko Sumatra Kopi dan pengusaha asal Pakistan, yang disaksikan langsung oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia. Ternyata kopi Kerinci sangat mendunia," kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, di Kerinci, Sabtu (18/7).

​Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Ariansyah menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kopi asal Jambi, khususnya dari wilayah Kerinci, semakin diminati di kancah internasional.

​Menurutnya, sebelum Pakistan, sudah ada tiga negara (Belgia, Jepang, dan Tiongkok) yang telah menjalin kerja sama pembelian kopi Jambi. Ditambah dengan ketertarikan Pakistan hari ini Sabtu (18/7), potensi pasar global kopi Jambi terbukti kian kuat.

​Melalui perluasan pasar ekspor ini, pemerintah meyakini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para petani kopi dan perekonomian daerah.

​"Pemprov Jambi memberikan apresiasi kepada petani Alko. Secara mandiri mereka sudah tumbuh berkembang hingga mampu melakukan kerja sama dengan negara Pakistan. Semoga ini menjadi nilai tambah bagi daerah dan petani," harapnya.

​CEO PT Alko Sumatra Kopi, Suryono, mengatakan bahwa kedatangan pengusaha dan Dubes Pakistan ini merupakan bentuk dukungan nyata yang diperkuat oleh perjanjian kerja sama pembelian kopi Kerinci.

​Menurut Suryono, pengusaha Pakistan sepakat membeli kopi Arabika Kerinci dengan estimasi awal sebesar 1 juta dolar AS.

​"Tahap awal disepakati pengiriman kopi sebanyak 10 kontainer untuk tahun 2026," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Komisi IX DPR Gelar Raker d...
Luar Negeri
Menlu Asean Bahas Isu-isu R...
Luar Negeri
AS Jatuhkan Sanksi terhadap...
Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

20 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.