Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian PU Turut Perkuat Ketahanan Pangan di NTT

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Kementerian PU Turut Perkuat Ketahanan Pangan di NTT Doc: Kementerian PU

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Infrastruktur tersebut disiapkan sebagai solusi penyediaan air irigasi menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengatakan JIAT ini menjadi strategi menjaga produktivitas pertanian daerah rawan kekeringan. Ia menyebut, pemanfaatan air tanah secara berkelanjutan diharapkan menjamin ketersediaan air meski curah hujan mengalami penurunan.

Menurut Dody, pembangunan sumur JIAT harus diikuti dengan percepatan pembangunan jaringan irigasi tersier. Langkah tersebut, lanjutnya, dilakukan agar distribusi air menuju lahan pertanian berlangsung lebih efisien dan optimal.

"Air ini harus kita hemat dan kelola dengan baik. Saya minta agar jaringan tersier segera dibangun, sehingga air tidak terbuang dan bisa menjangkau lebih banyak sawah secara efisien," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7).

Salah satu JIAT telah dibangun di Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Infrastruktur tersebut memiliki debit air delapan liter per detik dengan kedalaman sumur mencapai 57 meter.

Jaringan itu mampu melayani lahan pertanian seluas sekitar sembilan hektare di Kota Kupang yang dilengkapi jaringan pipa seribu meter. Kemudian, reservoir berkapasitas 50 meter kubik, 13 box bagi, serta panel surya sebagai cadangan listrik dari PLN.

Sementara itu, pihak BBWS Nusa Tenggara II mengatakan lokasi pembangunan ditentukan berdasarkan usulan pemerintah daerah. Ia menjelaskan pembangunan sumur berlangsung sejak September hingga Desember 2025 sebagai bagian Program Instruksi Presiden di NTT.

"Puji Tuhan kami memperoleh debit air sekitar 8 liter per detik dari kedalaman sumur 57 meter. Dukungan masyarakat juga sangat besar, bahkan warga menghibahkan lahan untuk pemasangan panel surya dan rumah pompa sehingga pekerjaan berjalan," ujar Kepala Satuan Kerja NVT Air Tanah dan Air Baku Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, Djoniur Doga.

Djoniur mengungkapkan, selain menyediakan air irigasi, JIAT juga dilengkapi fasilitas air bersih bagi petani. Ia menambahkan, penyediaan fasilitas tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih selama petani beraktivitas di lahan pertanian.

Ia juga menilai efisiensi penggunaan air menjadi tantangan berikutnya dalam pemanfaatan Jaringan Irigasi Air Tanah tersebut. Menurutnya, pendampingan kepada petani diperlukan agar penggunaan air berlangsung hemat dan berkelanjutan sesuai kebutuhan tanaman.

"Tanaman sebenarnya tidak membutuhkan air berlebihan, yang terpenting bagaimana air digunakan secara hemat dan tepat sesuai kebutuhan tanaman. Karena itu kami berharap ada pendampingan dari sektor pertanian agar pemanfaatan JIAT semakin optimal," kata dia.

Di sisi lain, salah seorang petani Kelurahan Batuplat, Meike, mengaku sebelumnya hanya mengandalkan sumur gali untuk kebutuhan irigasi. Meike menyebut keterbatasan air saat musim kemarau membuat petani hanya mampu melakukan panen sekali setiap tahun.

"Dulu kami gali sumur sekitar delapan meter, airnya diambil pakai ember sedikit demi sedikit untuk menyiram tanaman. Kalau musim kemarau, air sangat terbatas sehingga kami hanya bisa panen satu kali dalam setahun," ujar Meike.

Kini, pasokan air menjadi lebih stabil sehingga lahan pertanian tetap dapat diairi sepanjang musim kemarau. Kondisi tersebut memungkinkan petani meningkatkan intensitas tanam menjadi dua kali dalam setahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Russia Bombardir Kyiv dengan Misil Balistik

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Russia Bombardir Kyiv denga...

Andy Burnham Janji Pulihkan Harapan Rakyat

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Andy Burnham Janji Pulihkan...

Menlu Korut Kunjungi Russia

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Menlu Korut Kunjungi Russia
Luar Negeri
Banjir Bandang dan Longsor ...
Olahraga
Antonelli Kalahkan Leclerc,...
Nasional
Perbaikan jalan dan jembata...

Pengamatan burung di Tangerang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pengamatan burung di Tangerang
Daerah
Rekor MURI Ritual Haroa den...
Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

19 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.