Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 03:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang Doc: Antara
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan kepada pers seusai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah mendorong pemisahan kapal angkutan barang dan kapal penumpang sebagai bagian dari penguatan keselamatan pelayaran.

Ia mengatakan penerapannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena ketersediaan dan jenis kapal berbeda di setiap wilayah. “Ini sedang kita dorong supaya bisa kita pisahkan antara kapal angkutan penumpang dan kapal angkutan barang,” kata Dudy seusai Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut dia, terdapat wilayah yang memiliki kapal penumpang dan kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro), tetapi ada pula daerah yang hanya dilayani kapal Ro-Ro sehingga penumpang dan barang masih diangkut dalam satu kapal.

Dudy mencontohkan lintasan Ketapang-Gilimanuk sebagai salah satu lokasi yang menjadi perhatian pemerintah dalam penataan layanan angkutan barang dan penumpang.

Pada Juni 2026, Dudy juga telah menyatakan pemerintah ingin memisahkan layanan angkutan barang dan orang di Ketapang-Gilimanuk dengan mengadaptasi pengaturan yang diterapkan pada lintasan Merak-Bakauheni.

Pada masa Angkutan Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan mengoperasikan 40 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai kepadatan. Sebanyak 30 kapal di antaranya menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan waktu dipersingkat menjadi 15 menit untuk mempercepat bongkar muat.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada Maret 2026 juga menyatakan menyiapkan empat kapal feri berkapasitas lebih besar dengan tonase minimal 2.000 GT untuk lintasan Ketapang-Gilimanuk setelah evaluasi Angkutan Lebaran. Saat itu, antrean kendaraan di Gilimanuk sempat mencapai sekitar 40 kilometer.

Dudy mengatakan apabila pemisahan penuh belum memungkinkan karena keterbatasan armada, pengendalian dapat diperkuat melalui pembatasan berat maupun muatan kendaraan yang diangkut. “Minimal kita melakukan pembatasan seperti berat maupun muatan yang dibawa oleh kendaraan-kendaraan angkutan tersebut,” ucapnya.

Kemenhub sebelumnya juga menerapkan pembagian layanan berdasarkan golongan kendaraan di Ketapang-Gilimanuk selama Angkutan Lebaran 2026. Mobil barang golongan IVb, Vb, VIb, VII, VIII, dan IX diarahkan menggunakan dermaga yang diperuntukkan bagi kendaraan barang, termasuk Dermaga Bulusan dari sisi Ketapang.

Sepanjang Januari hingga 15 Agustus 2026, Basarnas mencatat telah melaksanakan 601 operasi SAR khusus terkait kecelakaan kapal dengan total 3.607 orang terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.165 orang berhasil diselamatkan, 239 orang meninggal dunia, dan 203 orang dinyatakan hilang. Sebanyak 220 orang dari keseluruhan korban merupakan warga negara asing. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.