Indonesia Berhasil Lakukan Terapi Sacral Neuromodulation Pertama untuk Gangguan Saraf Berkemih
📅 Jumat, 17 Jul 2026, 21:55 WIB | Oleh: Haryo BronoSetelah menjalani tindakan SNM, Ratna mengaku kondisinya membaik dan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri.
"Sebelumnya saya selalu khawatir saat beraktivitas karena sulit menahan buang air kecil. Setelah menjalani tindakan SNM, kondisi saya jauh lebih baik. Kini saya bisa kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri dan merasa mendapatkan kembali kualitas hidup saya," tuturnya.
Melalui penerapan teknologi neuromodulasi ini, Primaya Hospital berharap semakin banyak pasien dengan gangguan saraf yang memengaruhi fungsi berkemih dapat memperoleh akses terhadap terapi yang sebelumnya hanya tersedia di luar negeri, sekaligus mendorong perkembangan layanan bedah saraf modern di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!