Gubernur Pramono Anung Beri Lulusan PKM Ruang Dakwah di Masjid Pemprov DKI Jakarta
📅 Jumat, 17 Jul 2026, 15:50 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan para lulusan Pendidikan Kader Mubalig (PKM) akan memperoleh ruang lebih luas untuk mengabdi di tengah masyarakat. Salah satunya melalui penugasan berdakwah di masjid-masjid milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serta kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Komitmen tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri pelepasan 65 wisudawan PKM Angkatan XXXII Tahun 2025 sekaligus menyambut 75 peserta Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7). Menurutnya, para mubalig dan mubaligah yang telah menyelesaikan pendidikan layak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pengabdian kepada masyarakat.
"Kami akan memberikan ruang agar para dai, mubalig, dan mubaligah yang telah menyelesaikan pendidikan ini dapat berkiprah di masjid-masjid milik Pemprov DKI Jakarta maupun melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia. Saya meyakini kesempatan ini akan membuat mereka berperan lebih luas di tengah masyarakat," ujar Pramono.
Program Pendidikan Kader Mubalig telah diselenggarakan sejak 1993 dan kini memasuki angkatan ke-33. Program tersebut bertujuan mencetak mubalig dan mubaligah yang memiliki pemahaman agama yang kuat, kemampuan berdakwah yang baik, serta mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pramono menilai Jakarta membutuhkan dakwah yang menyejukkan, moderat, dan mampu mengikuti dinamika kehidupan masyarakat perkotaan. Karena itu, para lulusan PKM diharapkan tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman warga ibu kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Peran mubalig tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebajikan, persatuan, toleransi, serta kohesi sosial di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk," katanya.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, akan terus mempererat kerja sama dengan Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengajak para lulusan PKM segera mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan. Sementara bagi peserta angkatan baru, Pramono berharap mereka mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh agar mampu menghadirkan dakwah Islam yang membawa kesejukan dan solusi bagi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan yang sama, Pramono mengumumkan rencana pencetakan 1.000 Al-Qur'an edisi khusus Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-500 Jakarta pada 2027. Program tersebut akan melibatkan masyarakat melalui kegiatan khataman dan tadarus Al-Qur'an.
"Kami akan mencetak 1.000 Al-Qur'an khas Jakarta. Sebanyak 500 eksemplar untuk program khataman Al-Qur'an dan 500 eksemplar untuk tadarus. Siapa pun yang mengikuti khataman nanti akan memiliki kesempatan menandatangani Al-Qur'an tersebut sebagai bagian dari dokumentasi menyambut 500 tahun Jakarta," ungkap Pramono.
Seluruh pembiayaan program tersebut akan didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah berharap kegiatan keagamaan tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyambut lima abad Jakarta melalui berbagai aktivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua KODI DKI Jakarta, Jamaluddin Faisal Hasyim, menyambut baik dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta terhadap para alumni PKM. Menurutnya, kesempatan tersebut akan memperluas kontribusi lulusan dalam pembinaan umat sekaligus mendukung berbagai program pemerintah daerah.
"Alhamdulillah, Bapak Gubernur membuka ruang bagi alumni PKM KODI untuk berkiprah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kami siap mendukung dan menyukseskan berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dakwah dan pembinaan umat," kata Jamaluddin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!