Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Persingkat Durasi Visa Pelajar dan Jurnalis Mulai September

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:35 WIB | Oleh:
AS Persingkat Durasi Visa Pelajar dan Jurnalis Mulai September Doc: istimewa
Ket. Gedung Putih di Washington DC.

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mempersingkat masa berlaku visa bagi pelajar dan jurnalis asing mulai September. Menurut pemberitahuan dari Pemerintah AS, Kamis (16/7), hal itu berarti kembali mencerminkan kebijakan Presiden Donald Trump memperketat aturan imigrasi.

Bagi pemegang visa pelajar dan pertukaran pelajar, menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS, masa tinggal mereka pada prinsipnya dibatasi hingga empat tahun.

Kemudian, bagi jurnalis asing, masa tinggal mereka di AS tidak boleh lebih dari 240 hari. Khusus untuk warga negara China, dalam kategori ini, dibatasi hanya boleh tinggal hingga 90 hari.

Peraturan baru tersebut akan berlaku untuk Visa F bagi mahasiswa internasional, Visa J bagi pengunjung yang diizinkan mengikuti program pertukaran pelajar, serta Visa I untuk awak media.

Apabila semuanya berjalan lancar, maka peraturan tersebut mulai berlaku 60 hari setelah pemberitahuan tersebut resmi diumumkan pada Jumat.

Berdasarkan aturan tersebut, meskipun izin masuk diberikan untuk jangka waktu tertentu, pemegang visa F, J, dan I dapat mengajukan permohonan perpanjangan di luar periode awal. Mengizinkan pemegang visa kategori tersebut untuk tinggal tanpa batas waktu di AS adalah tidak sejalan dengan upaya melindungi keamanan nasional dan keselamatan publik, tegas DHS.

Dalam pemberitahuan tersebut, DHS menyatakan peraturan baru itu akan memberikan perlindungan dan pengawasan tambahan terhadap non-imigran kategori tersebut.

Sehingga, hal itu memungkinkan DHS untuk memeriksa dengan lebih baik apakah pemegang visa tersebut memenuhi persyaratan untuk tinggal sementara di Amerika Serikat.

Sebelumnya, di bulan-bulan terakhir masa jabatan pertama Trump pada 2020, AS berupaya melakukan perubahan serupa.

Namun, usulan saat itu mendapat penolakan keras dari kalangan lembaga pendidikan tinggi dan banyak lembaga lain, sehingga dibatalkan di tahun 2021 oleh pemerintahan Presiden Joe Biden saat itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Luar Negeri
Air Makin Langka, Inggris R...
Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.