Tekanan Mental akibat “Bullying”, Pelajar Ledakkan MAN 3 Padang
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 03:18 WIB | Oleh: Tim PenulisPADANG – Seorang pelajar berinisial R (17) tahun melakukan tindakan nekad dengan meledakkan bom di salah satu sekolah MAN 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (14/7) diduga kuat dipicu tekanan mental akibat risak atau bullying.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan awal pihaknya menemukan motif risak atau bullying yang dialami oleh pelaku.
“Dari pemeriksaan awal kami temukan kalau motif pelaku R adalah risak,” kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin, di Padang.
Kepada petugas R mengakui kalau dirinya tidak berniat untuk meledakkan atau membakar bom yang ia rakit, namun karena tekanan mental yang cukup besar akhirnya nekad meledakannya pada Selasa.
Pelaku R bercerita kalau dirinya mengalami risak baik secara verbal maupun non verbal sejak jenjang sekolah dasar hingga kini duduk di bangku kelas 3 MAN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peledakan bom tersebut ditenggarai sebagai cara R untuk menunjukkan eksistensinya atau menunjukkan jati dirinya di lingkungan pergaulan.
Dari pemeriksaan awal juga terungkap bahwa R mempelajari cara membuat benda yang bisa meledak itu dari internet secara otodidak.
Untuk bahan baku dan alat-alat yang diperlukan, R mencarinya di toko daring lalu merakitnya seorang diri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelaku belajar merakit sejak sekitar empat bulan terakhir, perakitan dilakukannya secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang tua maupun keluarga yang lain.
Selama ini benda yang telah dirakit oleh R itu disimpan saja di rumahnya, barulah pada Selasa benda berbahaya tersebut ia bawa ke sekolah lalu diledakkan.
Peristiwa peledakan bom itu sempat mengagetkan warga sekolah dan merusak sejumlah barang, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Sampai Selasa malam R masih diamankan di Kantor Polresta Padang untuk pemeriksaan awal didampingi langsung oleh kedua orang tuanya.
Sembari melakukan pemeriksaan awal, Polresta Padang juga menunggu petunjuk serta koordinasi dari Mabes Polri serta Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror untuk penanganan lebih lanjut.
Media Daring
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!