Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LPS Yakini Momen Ramadan Bakal Pacu Pertumbuhan Kredit Perbankan

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 13:38 WIB | Oleh:
LPS Yakini Momen Ramadan Bakal Pacu Pertumbuhan Kredit Perbankan Doc: antara foto
Ket. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu optimistis momentum Ramadan dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan, khususnya pada sektor konsumsi.

Keyakinan ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan pembiayaan yang telah disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni di kisaran 10-12 persen.

Anggito ditemui di Jakarta, Rabu menjelaskan, capaian tersebut diharapkan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat pertumbuhan di bawah 10 persen.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi faktor musiman yang berpotensi meningkatkan aktivitas konsumsi masyarakat.

"Jadi kita harapkan untuk momentum Ramadan ini bisa meningkatkan, khususnya kredit konsumsi," ucapnya.

Ia menambahkan, kondisi likuiditas perbankan saat ini cukup memadai sehingga mampu menopang peningkatan penyaluran kredit di momen Ramadan.

Kata dia, dengan dukungan tersebut, sektor perbankan dinilai memiliki ruang untuk melakukan akselerasi pembiayaan, terutama pada periode peningkatan permintaan menjelang dan selama Ramadhan tahun ini.

Lebih lanjut, selain faktor musiman, menurut dia kebijakan pemerintah yang menetapkan cuti bersama dan skema work from anywhere (WFA) juga dinilai dapat memberikan efek berganda terhadap permintaan kredit.

Menurut Anggito, peningkatan aktivitas pariwisata dan konsumsi selama periode tersebut berpotensi mendorong kebutuhan pembiayaan, baik dari sisi individu maupun pelaku usaha yang bergerak di sektor jasa.

"Lagi pula, pemerintah memberikan kesempatan untuk libur cuti bersama, dan WFA yang juga mudah-mudahan bisa meningkatkan permintaan atas jasa pariwisata atau jasa-jasa lain berkaitan dengan konsumsi," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah resmi menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA/kerja dari mana saja) pada periode libur Lebaran 2026 dan mengimbau perusahaan untuk tidak memotong jatah cuti tahunan pegawai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merinci skema WFA berlaku pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026 pada arus mudik serta 25, 26, dan 27 Maret 2026 pada arus balik.

“Untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat dan memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan selama libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa(10/2).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.