Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SAR Banyuwangi Cari Pemancing Tenggelam di Pantai Pulau Merah

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:26 WIB | Oleh:
SAR Banyuwangi Cari Pemancing Tenggelam di Pantai Pulau Merah Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Banyuwangi
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Jawa Timur. Kamis (16/7)

BANYUWANGI -- Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan melakukan operasi pencarian seorang pemancing yang dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai Pulau Merah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.

Operasi SAR gabungan pencarian pemancing bernama Muhammad Jafar Sodiq (35) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, yang dinyatakan tenggelam sejak Rabu (15/7), melibatkan unsur Tim Rescue Basarnas Banyuwangi, BPBD, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Satpolairud, Life Guard Pulau Merah, Damkar, Barak Rescue, RAPI, BSI, serta masyarakat setempat.

"Kami bersama seluruh unsur SAR akan memaksimalkan pencarian pada hari kedua ini, namun dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan," kata Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa di Banyuwangi, Kamis.

Menurut dia, SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian pada hari kedua korban yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam saat memancing itu dimulai sejak pukul 07.00 WIB diawali dengan briefing seluruh unsur SAR guna menyusun strategi pencarian yang efektif sesuai kondisi lapangan.

Oka Astawa menjelaskan pada operasi hari kedua ini pencarian dibagi menjadi tiga search and rescue unit (SRU), untuk SRU 1 melaksanakan pencarian visual di atas permukaan laut menggunakan satu unit perahu karet Basarnas dengan pola parallel search pattern pada area seluas sekitar 5,5 nautical mile, sedangkan SRU 2 melakukan pencarian udara menggunakan drone thermal untuk menyisir area seluas 1,1 nautical mile.

"Sementara SRU 3 melakukan penyisiran secara visual di sepanjang pesisir Pantai Pulau Merah ke arah barat sejauh 5,52 kilometer dengan pola visual track line," kata dia.

Oka menambahkan, pada hari kedua operasi SAR mengoptimalkan pencarian melalui penyisiran di laut, udara, maupun sepanjang garis pantai.

"Sinergi seluruh unsur SAR menjadi kekuatan utama dalam operasi ini, dan tentunya kami berharap korban dapat segera ditemukan, dan kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi," kata Oka Astawa.

Peralatan utama yang dikerahkan, di antaranya rescue car, perahu karet beserta mesin tempel, peralatan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta drone thermal untuk mendukung efektivitas pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Publik Jerman Kecewa, Popul...
Luar Negeri
Konsumsi Domestik Lesu, Eko...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.