Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Review Perdana The Odyssey: Christopher Nolan Hadirkan Mahakarya Epik yang Memukau

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 11:59 WIB | Oleh:
Review Perdana The Odyssey: Christopher Nolan Hadirkan Mahakarya Epik yang Memukau Doc: Istimewa
Ket. Dalam versi Nolan, Perang Troya tidak digambarkan sebagai konflik romantis akibat Helen meninggalkan suaminya demi Pangeran Paris. Sebaliknya, perang justru dipotret sebagai perebutan jalur perdagangan dan kepentingan politik yang dibungkus alasan kehormatan.

Ada yang istimewa bagi pencinta film Tanah Air karena menjadi salah satu yang lebih dulu menyaksikan The Odyssey dibandingkan penonton di Amerika Serikat. Film epik terbaru garapan Christopher Nolan ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli, sementara di AS baru dirilis 17 Juli.

Keuntungan itu terasa semakin spesial setelah ulasan perdana dari para kritikus mulai bermunculan. Salah satunya datang dari The Guardian, yang memberikan penilaian sangat tinggi lewat adaptasi epik karya Homer tersebut.

Menurut kritikus film Peter Bradshaw, The Odyssey bukan sekadar kisah petualangan Yunani kuno, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang luka perang, trauma yang diwariskan lintas generasi, serta perjalanan panjang seorang manusia untuk menemukan jalan pulang—bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan spiritual.

Bradshaw menggambarkan film berdurasi tiga jam ini sebagai karya yang dipenuhi ambisi besar, keberanian artistik, dan pembuatan film yang spektakuler. Di tangan Nolan, kisah klasik ribuan tahun itu berubah menjadi tontonan kolosal yang memadukan aksi, mitologi, dan drama psikologis.

Sinematografer langganan Nolan, Hoyte van Hoytema, juga menuai pujian berkat visual berskala IMAX yang disebut menghadirkan lanskap-lanskap megah dan sunyi, jauh dari gambaran Yunani yang lazim ditampilkan di layar lebar. Adegan-adegan pertempuran digambarkan begitu dahsyat, diperkuat dentuman musik dan tata suara yang menciptakan pengalaman sinematik luar biasa.

Matt Damon disebut memberikan salah satu penampilan terbaiknya sebagai Odysseus. Wajah yang semula tampak tenang perlahan berubah menjadi sosok yang dihantui rasa bersalah, kehilangan, dan penderitaan akibat perang yang tak kunjung usai.

Dalam versi Nolan, Perang Troya tidak digambarkan sebagai konflik romantis akibat Helen meninggalkan suaminya demi Pangeran Paris. Sebaliknya, perang justru dipotret sebagai perebutan jalur perdagangan dan kepentingan politik yang dibungkus alasan kehormatan.

Momen Kuda Troya pun mendapat sentuhan baru. Nolan mengubah simbol legendaris itu menjadi patung raksasa yang menyerupai perpaduan antara monumen kuno dan ikon modern, menghadirkan salah satu adegan paling monumental dalam film.

Namun, bagi Bradshaw, inti cerita bukanlah kemenangan Yunani atas Troya.

Justru yang paling membekas adalah apa yang terjadi setelah perang berakhir.

Nolan memperlihatkan bagaimana para pahlawan yang selamat tetap harus menghadapi pertempuran lain ketika kembali ke rumah. Trauma, rasa bersalah, kehilangan, dan kehancuran batin menjadi musuh yang jauh lebih sulit dikalahkan daripada pedang maupun monster.

Perjalanan pulang Odysseus dipenuhi berbagai makhluk mitologi seperti Cyclops, Circe, Calypso, Siren, hingga campur tangan para dewa yang digambarkan memiliki sifat berubah-ubah layaknya manusia.

Di saat bersamaan, Penelope yang diperankan Anne Hathaway harus bertahan menghadapi puluhan pelamar yang berebut takhta Ithaca, sementara putranya, Telemachus (Tom Holland), memulai pencarian panjang untuk menemukan ayahnya.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian disebut datang dari Robert Pattinson sebagai Antinous, pemimpin para pelamar yang digambarkan kejam dan penuh ambisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Open Base Lanud El Tari Kupang

2 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Open Base Lanud El Tari Kupang
Daerah
SD di Ciamis hanya terima s...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Kaltim Percepat Pembangunan Desa
📅 Kamis, 16-Jul-2026
# 8
Kaltim Percepat Pembangunan Desa
📅 Kamis, 16-Jul-2026
Kaltim Percepat  Pembangunan Desa
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.