Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sosialisasi Mitigasi Bencana kepada Siswa Peserta MPLS di Magetan

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sosialisasi Mitigasi Bencana kepada Siswa Peserta MPLS di Magetan Doc: Antara
Ket. Sejumlah siswa melakukan simulasi penanganan bencana kebakaran ringan sesuai arahan BPBD setempat dalam kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027

Magetan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan melakukan sosialisasi mitigasi bencana dan mengajak para siswa untuk sadar bencana sejak dini saat momentum masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

"BPBD memberikan edukasi kepada para peserta didik baru mengenai pentingnya memahami potensi bencana di lingkungan sekitar, langkah-langkah kesiapsiagaan, cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, serta menumbuhkan budaya sadar dan tangguh bencana sejak usia dini," ujar Kalaksa BPBD Magetan Eka Radityo dalam keterangannya di Magetan, Rabu.

Terdapat sejumlah sekolah di Kabupaten Magetan yang menjadi sasaran edukasi dan sosialisasi tanggap bencana. Di antaranya MI Nahdlatul Ulama Barat, SMAN 1 Magetan, SMAN 2 Magetan, SMAN 3 Magetan, SMKN Poncol, SMPN 1 Kawedanan, dan SMK Panca Bhakti Magetan.

"Total jumlahnya mencapai 1.716 siswa yang terlibat dalam sosialisasi mitigasi bencana tersebut," kata dia.

Menurutnya, MPLS menjadi momentum yang tepat untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat.

Tidak hanya penyampaian materi di dalam kelas, BPBD Magetan juga mengajak seluruh peserta mengikuti simulasi penanganan bencana gempa bumi dan kebakaran ringan secara langsung.

Dalam simulasi tersebut, siswa dilatih untuk mengenali tanda bahaya, melakukan perlindungan diri dengan benar, mengikuti jalur evakuasi, serta berkumpul di titik aman sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan semangat kesiapsiagaan kepada keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.

"Melalui kegiatan serupa, mari bersama membangun sekolah yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana demi mewujudkan generasi yang siap, sigap, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.