Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 13:58 WIB | Oleh:

Rodri vs Michael Olise

Namun berbeda dengan pelatih-pelatih Spanyol sebelumnya, Luis de la Fuente lebih pragmatis.

Pragmatisme itu terlihat saat menghadapi Belgia, yang kuat di lapangan tengah.

Biasa menempatkan poros tunggal Rodri dalam formasi 4-1-2-3, de la Fuente mengubah pola ini dengan menyandingkan Rodri dengan Fabian Ruiz dalam pola 4-2-3-1.

Seperti Belgia, Prancis juga memiliki duet lapangan yang kuat, yang sejauh ini efektif dijalankan oleh Adrien Rabiot dan Auriel Tchouameni atau Manu Kone.

Untuk itu, mungkin saja de la Fuente mempertahankan pola bermain seperti saat mengalahkan Belgia dalam perempat final.

Jika itu yang terjadi, maka akan ada persaingan terbuka untuk adu klinis, antara kuartet serang Les Bleus dan la Roja.

Apakah kuartet Desire Doue, Michael Olise dan Ousmane Dembele dengan ujung tombak Kylian Mbappe lebih tajam dari pada kuartet Alex Baena, Dani Olmo dan Lamine Yamal dengan ujung tombak Mikel Oyarzabal?

Semua akan tergantung bagaimana lini tengah dikuasai, dan bagaimana lini belakang bereaksi dari sengatan para kuartet serang kedua tim.

Yang juga menarik dari laga ini adalah duel antara playmaker Rodri di jantung permainan Spanyol, melawan playmaker Michael Olise yang kadang ditempatkan di sayap kanan serangan Prancis, dan kadang tepat di belakang Mbappe.

Rodri dan Michael Olise sama-sama sangat pentingnya bagi kedua tim, karena menjadi landasan taktik tim mereka dalam menentukan bagaimana mengendalikan permainan, bertahan, dan menciptakan gol.

Bedanya, jika Rodri lebih nyaman berperan sebagai pengatur tempo, pelapis pertahanan, dan perusak ofensif lawan untuk dibalikkan sebagai transisi ke menyerang, maka dengan visi, umpan dan crossing-nya, Olise adalah tenaga paling kreatif dalam skuad Prancis yang piawai membongkar pertahanan lawan, serapat apa pun pertahanan itu.

Bersama pemain-pemain eksplosif seperti Mbappe dan Olise, Prancis sedikit lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Tapi siapa pun yang memenangkan pertandingan ini, amat layak menjadi juara Piala Dunia 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Bangkitkan Gaza, Uni ...
Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.