Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026 untuk PNS.

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Pemerintah Kabupaten Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026 untuk PNS. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bintan Roby Kurniawan meninjau pemeriksaan kesehatan gratis warga lanjut usia di Rumah Bahagia Lansia di Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (26/5).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kesehatan setempat membuka seleksi penerimaan beasiswa dokter spesialis tahun 2026 yang ditujukan bagi seluruh dokter umum berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah setempat.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan program beasiswa ini untuk meningkatkan kemampuan medis para dokter lewat keahlian khusus atau spesialis tertentu.

"Program ini perdana dilakukan dan menjadi upaya peningkatan akses serta mutu pelayanan kesehatan rujukan atau kesehatan lanjutan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan," kata Roby di Bintan, Selasa.

Roby menyebutkan tahun ini kuota beasiswa dibuka untuk tiga orang, dengan rincian dua dokter spesialis anak, kemudian satu dokter spesialis jantung serta pembuluh darah.

Para penerima beasiswa akan menerima bantuan biaya pendidikan Rp200 juta per orang setiap tahunnya, berlangsung selama empat tahun masa pendidikan.

"Dengan ketentuan mutlak, penerima beasiswa harus bersedia menjalankan kewajiban pengabdian di RSUD Bintan paling singkat selama 20 tahun lewat surat perjanjian nantinya," ucap Roby.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Retno Riswati menjelaskan program ini merupakan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri), dengan konsep sharing anggaran dua kuota bersumber dari APBD provinsi dan satu kuota melalui APBD Bintan.

Pendaftaran sudah dimulai per 26 Mei 2026, sehingga bagi dokter umum di RSUD maupun Puskesmas yang ada di Bintan diminta menyimak seluruh syarat dan ketentuan yang sudah diinformasikan melalui link resmi.

Tautan resmi tersebut dapat diakses pada https://dinkes.bintankab.go.id/pengumuman/read/seleksi-penerimaan-beasiswa-pendidikan-kedokteran-kabupaten-bintan-tahun-2026 atau melakukan scan pada barcode yang tersedia.

"Seleksinya mulai dari administrasi, psikotes sampai wawancara," jelas Retno.

Retno turut memerinci jadwal tahapan seleksi beasiswa dimulai dari tahap sosialisasi 23 Mei 2026, lalu pendaftaran 26 sampai 31 Mei 2026, seleksi administrasi 26 sampai 31 Mei 2026, pengumuman seleksi administrasi 2 Juni 2026.

Selanjutnya seleksi psikotes 3 Juni 2026, seleksi wawancara 5 Juni 2026, dan penetapan hasil 10 Juni 2026.

Retno juga mengimbau seluruh calon peserta benar-benar membaca setiap informasi persyaratan agar segala proses pendaftaran bisa berjalan lancar.

Ia menegaskan program beasiswa dokter spesialis ini sebagai salah satu bentuk komitmen Pemkab Bintan dalam menjamin fasilitas kesehatan serta tenaga medis yang mumpuni, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.