Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Warga Kurang Mampu, Taman Borobudur Bangun RTLH

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 21:46 WIB | Oleh:
Berdayakan Warga Kurang Mampu, Taman Borobudur Bangun RTLH Doc: ist
Ket. borobudur

MAGELANG – Guna memberdayakan warga tiddak mampu, Taman Wisata Candi Borobudur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu.

Direktur PT Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho di Magelang, Selasa, menyampaikan program ini merupakan bagian dari upaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat di kawasan Borobudur yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Super Prioritas.

Ia menyampaikan hal tersebut pada peresmian rumah layak huni di Dusun Ngaran 1 dan Dusun Bogowanti Kidul Desa Borobubur di Kabupaten Magelang.

"Kami berkumpul pada peresmian rumah layak huni ini sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-46 Taman Wisata Candi Borobudur. Sejak kawasan Borobudur ditetapkan sebagai kawasan super prioritas, kami berkomitmen agar pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah dilakukan dengan standar yang layak sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas fisik bangunan, tetapi juga kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat. Menurutnya, rumah tersebut diharapkan menjadi berkah sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain itu, pihaknya berharap program ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Rumah yang layak huni diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus menjadi contoh bagi kawasan sekitar. Ke depan, pembangunan serupa akan terus dilakukan di beberapa titik lainnya.

"Kami terbuka untuk berdialog dan bersinergi dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan agar kawasan Borobudur benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakatnya," katanya.

Program rumah layak huni ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan Taman Wisata Candi Borobudur. Selama keberadaannya di kawasan Borobudur dan Prambanan, perusahaan telah membangun hampir 60 unit rumah layak huni bagi masyarakat.

Pada tahun 2026, program tersebut kembali dilanjutkan dengan target pembangunan empat unit rumah. Hingga saat ini dua rumah telah selesai dibangun, sementara dua unit lainnya ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 juta melalui kerja sama antara perusahaan dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan hunian yang benar-benar layak sehingga memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar akan tempat tinggal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.