Kelemahan Air Force One Baru Terkuak: Jadi Target Pembunuhan Iran, Trump Harus Pulang dari KTT NATO dengan Pesawat Lama
📅 Minggu, 12 Jul 2026, 11:44 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPemerintahan Trump menegaskan bahwa penyelidikan tersebut tidak menargetkan wartawan, melainkan pihak yang diduga membocorkan informasi rahasia. Namun, organisasi kebebasan pers menilai langkah tersebut dapat menimbulkan efek menggentarkan terhadap jurnalisme dan perlindungan sumber berita.
Kasus ini akhirnya menempatkan Air Force One baru hadiah Qatar dalam sorotan yang jauh lebih besar. Pesawat yang sebelumnya dipromosikan Trump sebagai simbol kemewahan dan kebanggaan baru kepresidenan AS kini menghadapi pertanyaan mendasar: apakah proses modifikasi yang dipercepat telah menghasilkan pesawat yang benar-benar mampu memberikan perlindungan setingkat Air Force One lama ketika Presiden Amerika Serikat menghadapi ancaman nyata.
Air Force One memiliki sistem perlindungan berlapis. Detail lengkapnya tentu dirahasiakan, tetapi kemampuan yang diketahui publik mencakup:
Chaff — menyebarkan material reflektif untuk mengecoh radar dan rudal berpemandu radar.
Flare — umpan panas untuk mengalihkan rudal berpemandu inframerah.
DIRCM/laser countermeasures — sistem yang mendeteksi ancaman rudal dan dapat mengganggu pencari inframerahnya.
Radar Warning Receiver — memperingatkan
awak jika pesawat dilacak atau dikunci radar.
Missile Warning System — mendeteksi peluncuran atau pendekatan rudal.
Electronic countermeasures/jamming — perangkat peperangan elektronik untuk mengganggu sistem ancaman tertentu.
Komunikasi sangat aman dan terenkripsi — memungkinkan presiden tetap menjalankan fungsi komando dari udara.
Perlindungan terhadap electromagnetic pulse (EMP) — sistem elektronik dirancang lebih tahan terhadap dampak tertentu dari ledakan nuklir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!